politik

Jangan Lihat Wajah Islam dari Kadrun, Denny Siregar: Berisik Kayak Kantong Kresek, Kadrun-Kadrun Minoritas Panik

Jumat, 27 Agustus 2021 | 10:52 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTPegiat Media Sosial Denny Siregar mengingatkan bahwa Islam tidak sama dengan para kadrun dan kadrun itu minoritas. Yang mayoritas itu NU, Muhammadiyah yang adem dan toleran.

“Kadrun itu dalam Islam dia minoritas. Cuman teriakannya doang yg gede, berisik kayak kantong kresek. yang mayoritas itu warga NU dan Muhammadiyah. Mereka adem, diam dan toleran. “cuit Denny Siregar dalam akun Twitternya@Dennysiregar7 dikutip Jumat (27/8/2021).

“Jadi jangan liat Islam dr wajah kadrun. Wajah mrk penyok,” kata Denny.

Hal itu Denny sampaikan usai menanggapi soal mayoritas dan minoritas terkait penindakan terhadap penista agama.

“Gua itu sampe sekarang risih dengar org ngomong, "Enak lu mayo, gua ini mino..,” cuitnya.

" Spt ada nada kalah dalam dirinya. Kalah karena dia sendiri sdh batasi dirinya dgn konsep mayo mino. Spt org yg batasi dirinya dgn konsep kaya miskin. Untung teman2 gua gak spt itu. Kami Indonesia..,” ucapnya.

Seperti diketahui, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengamankan Ustaz Yahya Waloni berkenaan dengan kasus dugaan penistaan agama.
Yahya Waloni ditangkap di rumahnya di Kawasan Cibubur , Jakarta Timur, Kamis (26/8/2021).

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwomo mengatakan, Yahya Waloni tidak melakukan perlawanan saat dijemput oleh penyidik Siber Bareskrim Polri

“Orangnya kooperatif saat ditangkap,” kata Argo kepada wartawan Jumat (27/8/2021).

Yahya Waloni diduga melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Selain itu Yahya Waloni juga diduga melanggar Pasal 45 A jo Pasal 28 Ayat (1) dan atau Pasal 156a KUHP pidana.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB