Jakarta, NAWACITAPOST – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, mengatakan soal rencana perombakan atau reshuffle kabinet sebenarnya sudah di depan mata. Hanya saja, menunggu keputusan yang merupakan hak prerogatif dari Presiden Jokowi. Sehingga tinggal menunggu waktu kapan diumumkan.
Politisi Golkar ini mengatakan, reshuffle kabinet adalah suatu hal yang pasti terjadi karena Presiden Jokowi sendiri telah bersurat kepada parlemen mengenai pembentukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan peleburan Kementerian Risat dan Teknologi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan . Nomenklatur baru itu bernama Kementerian Investasi.
“Kenapa soal waktu, karena itu kan yang diajukan oleh Bapak Presiden Jokowi untuk mendapatkan persetujuan DPR. Jadi setelah DPR setuju, jadi tidak mungkin tinggal diam itu barang,” kata Ngabali dikutip dari wartaekonomi, Selasa (20/4).
Terkait soal kapan akan dilakukan perombakan kabinet tersebut, Ngabalin mengaku adanya peleburan dan nomenklatur baru itu sudah pasti karena menunggu penataan lembaga. Pasalnya belum diterbitkannya peraturan presiden.
Menurut dia, pepres akan secara rinci menjabarkan fungsi, kedudukan dan lain sebagainya mengenai tiga lemabag tersebut.
“Jadi soal penataan kelembagaan dan momentum yang tepat,” jelasnya.
Sebelumnya, perombakan kabinet ini menjadi perhatian publik. Namun dikabarkan reshuffle kabinet ini akan dilakukan Presiden Jokowi dalam waktu dekat ini.