Mujiaman mengatakan, selama ini Pemerintah Kota Surabaya belum memberikan fasilitas yang mumpuni untuk para anak muda Surabaya. Terlebih pusat kesenian di Surabaya sudah tak lagi difungsikan, bahkan ditutup.
"Kami ini memiliki visi besar untuk anak muda Surabaya. Kami akan bangun pusat kreatif Surabaya. Nanti semua anak muda silahkan untuk menelurkan minat dan bakatnya. Anak-anak muda ini lah yang jadi tonggak sejarah besar Surabaya. Kalau tidak diberikan tempat, bagaimana bisa berkembang," tegas Mujiaman.
Sejurus dengan hal diatas, Mujiaman juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama MA akan membangun gedung e-sport, yang bisa berubah multifungsi di kemudian hari. Bisa digunakan untuk balai pertemuan, konser, hingga fashion show kelas dunia. " Kami juga akan menggandeng UMKM yang ada di Surabaya untuk bergabung di dalamnya karena bisa meningkatkan roda perekonomian warga Surabaya," katanya
Ia tak ingin, anak-anak muda Surabaya yang memiliki minat dan bakat terbaik harus angkat kaki dari Surabaya dan pindah ke kota lain seperti Jakarta, Bali, Jogjakarta, hingga Singapura. Anak muda Surabaya harus bisa berkembang di kotanya sendiri.
"Kami tak ingin nanti Milenial Surabaya berpindah tempat, dikarenakan tidak adanya ruang kreativitas bagi mereka. Kami tidak mau kalian semua kalah dengan kota metropolis lainnya," ungkapnya. (BNW)