Jakarta NAWACITA - Dalam acara Deklarasi Alumni UI untuk Jokowi-Amin, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa dalam membangun negara dibutuhkan optimisme besar.
"Kita harus optimis. Jangan sampai ada pesimisme di antara kita. Jangan sampai ada yang bilang Indonesia akan bubar, Indonesia akan punah, tidak ada. Tidak ada. Saya katakan tidak ada. Kita harus optimis," kata Jokowi.
Pernyataan tersebut diungkapkannya di depan para peserta Deklarasi yang digelar di Plaza Tenggara, Komplek GBK, Jakarta, Sabtu (12/1).
Jokowi juga sempat menyinggung soal pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia bubar dan punah jika dia tidak menang Pilpres. Ditegaskannya, tidak mungkin seseorang dapat membangun negara sebesar Indonesia tanpa membangun optimisme rakyatnya. Karena itu, optimisme harus tetap dibentuk dan dijaga meski tantangan dan hambatan ada di hadapan mata.
Dalam kesempatan itu mantan Gubernur DKI Jakarta ini kembali menyinggung isu yang menyebutkan bahwa dirinya adalah antek asing. Dia mengaku terkadang merasa jengkel dan marah karena banyak munculnya isu hoaks.
"Presiden Jokowi itu antek asing, antek asing. Saya ingin sore hari yang berbahagia ini menyampaikan, yang namanya Blok Mahakam itu sudah 100 persen dikelola Pertamina, yang sebelumnya dikelola Jepang dan Prancis," jelas Jokowi.
Jokowi menambahkan, Freeport pun sekarang sudah mayoritas sebesar 51 persen dikuasai Indonesia. Dia heran dengan beredarnya isu itu.
"Pernyataan saya antek asingnya ada dimana? Antek asingnya ada dimana? Di sana? Di sana itu di mana? Jangan dibolak-balik seperti itu, dipikir merebut 51 persen saham Freeport selama 4 tahun negosiasi itu mudah?" katanya disambut oleh sorak-sorai pendukungnya.
Pantauan media, Jokowi tiba di lokasi acara deklarasi pada pukul 16.20. Capres Nomor urut 1 ini hadir menaiki panggung dengan memakai sepeda buatan salah satu alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) Singgih Susilo.
Jokowi hadir mengenakan kemeja berwarna putih dan celana jeans, ditemani oleh Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Usai turun dari sepeda, Jokowi melambaikan tangan kepada seluruh alumni yang hadir.
Deklarasi tak hanya dihadiri para alumni UI, namun sejumlah alumni dari berbagai alumni juga hadir, seperti Alumni Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Trisakti.