politik

Jumat Keramat di PDIP Surabaya: Darah, Doa, dan Derita Seorang Kader

Jumat, 18 Juli 2025 | 13:58 WIB
Achmad Hidayat, Kader sekaligus mantan Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan kota Surabaya (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Dalam suasana penuh haru dan emosi, pada Jumat Legi, 18 Juli 2025, Achmad Hidayat kembali menyuarakan tekad dan kegundahannya di hadapan publik. Dalam video pernyataan terbukanya, ia menyampaikan rasa cintanya yang mendalam kepada partai dan seluruh elemen yang masih setia pada cita-cita perjuangan.

“Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Di hari Jumat ini, 18 Juli 2025, Jumat Legi, kita akan melakukan perjuangan untuk kebenaran dan keadilan. Saya sangat sayang kepada seluruhnya. Seluruh teman-teman struktur partai mulai di tingkat anak ranting-ranting, PAC, kader, simpatisan, Ibu Megawati Soekarnoputri, Pak Sekjen Hasto Kristiyanto, Pak Said Abdullah (plt. DPD PDIP Jatim, red), Pak Eri Cahyadi (Wali kota Surabaya, red), dan semuanya yang tulus bergerak untuk membesarkan PDI Perjuangan,” ujarnya dengan suara bergetar.

Achmad menegaskan bahwa yang ia lawan bukanlah partai, melainkan perilaku oknum yang menurutnya telah menyimpang dari garis perjuangan sejati. Ia menolak keras adanya pihak-pihak yang menggunakan partai demi kepentingan pribadi.

“Saya hanya tidak ingin ada orang-orang yang memanfaatkan partai, ada orang-orang yang menggunakan partai, mengatasnamakan partai untuk ambisi kekuasaan pribadinya dengan cara menyingkirkan temannya sendiri. Padahal tujuan partai ini, sesuai yang diajarkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, adalah untuk melayani. Layani warga masyarakat untuk menuju Indonesia Raya,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Achmad Hidayat memohon restu dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa atas perjuangan yang ia tempuh demi menjaga marwah partai.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Subhanahu Wa Ta'ala, meridhoi dan memberikan perjuangan kepada kita semua. Amin,” tutupnya.

Pernyataan ini menambah panjang daftar protes terbuka yang dilayangkan Achmad terhadap dinamika internal PDIP Surabaya. Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari DPC maupun DPD PDIP Jatim terkait tudingan dan ancaman mengakhiri hidup yang disampaikan Achmad. Namun gelombang simpati mulai bermunculan, terutama dari kader akar rumput yang merasa suara mereka kian tersisih dalam hiruk pikuk politik internal partai. ***

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB