PDI Perjuangan terus melakukan pembinaan kader, sehingga hadiah yang diberikan oleh partai tersebut dianggap sebagai dukungan dari pergerakan rakyat.
Baca Juga: Hari Ibu ke-95, Lapas Suliki Gelar Basuh Kaki Ibu WBP
Menurut Hasto, tokoh-tokoh seperti Pak Ganjar dan Mahfud yang berasal dari kalangan rakyat dianggap mampu menjadi pemimpin, bukan dari kalangan elit partai.
Dengan tanggapannya, Hasto Kristiyanto mencerminkan pandangan politik terkait penggunaan simbol seperti dasi kuning dalam konteks dinamika politik nasional dan pembentukan figur pemimpin di Pilpres 2024.