politik

Anak-anak Bangsa yang Terluka

Jumat, 17 November 2023 | 14:50 WIB



Kita sudah tak memiliki kewajiban lagi untuk membentenginya, sebab tulang-tulang rusuk cinta kita sudah habis untuk menjadi pagar perlindungan dirinya sebelum ia melukai jiwa kita.





Sekarang waktunya kita memejamkan mata, mengangkat kedua tangan tinggi-tinggi lalu menari mengelilingi api unggun yang menjadi saksi tekad juang kita selanjutnya.





Mari perkuat dan menangkan dua calon pemimpin sejati kita. Rambut putih dan pendekar hukum bersahaja dari Madura, simbol perlawanan anak-anak bangsa yang terlukai oleh pemimpinnya.





Jika kita menang berarti kita akan berjaya dengan keberadaban, jika kita kalah kita akan tetap berdiri tegak dengan kehormatan. Semua yang berniaga dengan-Nya, akan hidup di tengah lingkaran cahaya-Nya!





(SHE)





12 November 2023.


Halaman:

Terkini