Jakarta, NAWACITAPOST.com - “Sangat tepat Pak Marinus Gea memimpin panitia pemekaran Provinsi Kepulauan Nias (Kepni). Beliau punya akses yang baik, ini pendapat pribadi," tutur Wakil Bupati (Wabup) Nias Barat Era Era Hia, yang nawacitapost.com dapat dalam sebuah chat WhatsApp, Jumat sore (26/5/2023).
Baca Juga : Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu: Soal BPP PKN Akan Dibicarakan di Forkada, Perlu Pembenahan
Pendapat Era Era Hia, ini menambah jumlah dukungan terhadap Marinus Gea diminta menjadi nakhoda Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP-PKN).
Sebelumnya, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, dalam wawancara dengan nawacitapost via aplikasi WhatsApp tiga hari lalu menyatakan hal sama, bahwa BPP-PKN setuju untuk pembenahan, tetapi lebih tepatnya dibicarakan di Forum Kepala Daerah (Forkada) yang terdiri dari 4 Kabupaten dan 1 Kota di Kepulauan Nias.
Baca Juga : Soal BPP-PKN, Bupati Khenoki Waruwu : Perlu Diperbaharui
Hal senada juga disampaikan Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu kepada media ini belum lama berselang. “ Saran saya soal BPP-PKN perlu diperbaharui itu semua kepengurusannya, karena yang sudah tidak mampu lagi dan sudah tua, tapi maksud kita diperbaharui lagi kepengurusannya,” tuturnya.
Baca Juga : Barugamuri Dachi : Jenderal Christian Zebua Sosok Hebat, tapi…
Ketika ditanya nama Pak Marinus Gea. “Soal nama Pak Marinus Gea untuk menjadi Ketua BPP-PKN silahkan saja atau siapapun, saya tidak memilih orangnya, yang penting niat dan target ini berhasil,” ungkapnya.
Sederet tokoh Kepni, juga menyatakan hal sama. Barugamuri Dachi. “Dalam konteks perjuangan Pemekeran Provinsi Kepulauan Nias, harus dilihat dari berbagai aspek, timing, peluang dan yang paling penting adalah aspek perjuangan politik di Senayan.
“Saya sepakat dengan Pak Ketum, Pak Idealisman Dachi, Pak Anton, bhw BP3KN itu harus didorong lebih agresif, lebih menggeliat dan harus lebih dekat dengan pemerintahan yang akan memimpin Indonesia setelah 2024, tegasnya.
Salah satu pengurus DPD HIMNI Jateng Sabarudin Hulu sepakat BPP-PKN perlu dibenahi. Hal sama juga dinyatakan Pdt. Restifal Telaumbanua BPP-PKN perlu dievaluasi. Keduanya menyampaikan kepada media ini belum lama berselang melalui aplikasi WhatsApp.
Pernyataan lebih tegas disampaikan Guru Besar Universitas Sriwijaya yang juga mantan Sekda Nias Barat Prof. Fakhili Gulo masih kepada media ini melalui pesan singkatnya yang disampaikan via WhatsApp belum lama berselang. “Soal pemekaran itu penting sekali untuk kemajuan Nias. Saya sangat berharap pada Pak Yasonna dan Marinus untuk menindaklanjuti. Mereka punya akses dan kapabilitas untuk itu,” pungkasnya.