Kamis, 4 Juni 2026

Tentukan Arah Bangsa, Perjakin dan AHBI Dukung Paslon Prabowo Ganjar di Pilpres 2024

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Rabu, 24 Agustus 2022 | 10:16 WIB

Surabaya NAWACITAPOST  - Masuk dalam tahun-tahun politik, Ketua umum Perkumpulan Pengacara Pajak Indonesia (Perjakin), Petrus Loyani menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto dan Bapak Ganjar pranowo untuk pencalonannya sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024.

Bukan tanpa dasar, Petrus menyatakan bahwa kedua tokoh, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo merupakan orang-orang yang Nasionalis tulen yang pastinya akan mendengar dan mengikuti seruan Presiden Jokowi untuk tidak melakukan 'Politik Identitas'.

"Dalam artian, keduanya tidak akan memanipulasi agama untuk kepentingan politik praktis mereka di Pilpres 2024 yang akan datang," ungkap Petrus saat ditemui, Selasa 23 Agustus 2022.

-
Petrus Layani, Ketua umum Perkumpulan Pengacara Pajak Indonesia (Perjakin).

Dalam hal ini Petrus memastikan bahwa, dalam memilih pemimpin suatu bangsa dan negara, seyogyanya tidak memilih atau menghindari calon-calon yang melakukan pendekatan-pendekatan yang bersifat primordialisme atau sentimen SARA.

"Yang diperlukan untuk memimpin bangsa ini adalah, kecerdasan intelektual dan spirittualnya, dengan karakter yang baik," terang Petrus yang saat ini juga menjabat sebagai Direktur Akademi Hukum dan Bisnis Indonesia (AHBI) ini.

Menurutnya, yang harus kita nilai dari para calon nantinya, bukan hanya masalah suku dan agama, tapi persoalan figur-figur yang punya kemampuan, visi, program dan karakternya.

"Saya kira, itu yang akan kita nilai," tegas Petrus.

Ia juga memastikan, bahwa orang-orang yang punya background keagamaan belum tentu memberikan kesaksian (Contoh, red) yang baik dalam performance hidupnya.

"Khususnya didalam mengerjakan tugas dan amanat didalam kekuasaan yang diembannya," katanya.

Petrus yang juga sebagai Konsultan pajak ini mencontohkan, paling tidak dua menteri yang mempunyai background agama di kementrian Agama tersangkut dengan kasus korupsi, yaitu Suryadharma Ali dan Said Agil Husein Al Munawar.

"Bayangkan saja, kedua menteri agama ini menyalahgunakan dana Haji. Kemudian ada juga mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq yang dipenjara karena korupsi daging sapi," katanya.

Maka dari itu, Petrus mengajak seluruh masyarakat agar tidak terkecoh nantinya saat memilih calon Presiden dan Wakil Presiden.

"Pak Jokowi sudah menjadi standar, bagaimana kita memilih pemimpin bangsa ini. Sederhana, Pekerja keras, Visioner, Tulus dan Tegas, juga memiliki Kemampuan Manajerial yang baik," ungkapnya kembali.

"Nah, saat ini saya baru melihat sifat-sifat ini kepada kedua tokoh ini yaitu Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo," ucap Petrus menutup kata-katanya. ((BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB