Kamis, 4 Juni 2026

9 Tokoh Yang Luput dari Pantauan Lembaga Survei Politik, Layak Jadi Presiden 2024 -2029

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Jumat, 13 Mei 2022 | 17:03 WIB
Atas ki ke ka : Andika Perkasa, Dudung Abdurachman, Ahok Tengah ka ke ki : Sri Mulyani, Gus Yaqut, Bahlil Lahadalia. Bawah ki ke ka : Grace Natali, Tito Karnavian, Gus Yahya. Kolase
Atas ki ke ka : Andika Perkasa, Dudung Abdurachman, Ahok Tengah ka ke ki : Sri Mulyani, Gus Yaqut, Bahlil Lahadalia. Bawah ki ke ka : Grace Natali, Tito Karnavian, Gus Yahya. Kolase

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Tiga (3) besar capres 2024 versi lembaga survei politik, tak bergeser dari nama Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Antara Prabowo dan Ganjar bisa bertukar tempat menjadi nomor satu atau nomor dua.

Baca Juga : Prabowo Gertak Mega? Riziek Mau Dibebaskan


Ternyata, di luar lembaga survei ada  sejumlah nama yang muncul. Nawacita TV, pada Kamis 13 Mei 2024 memetakan menjadi sembilan  (9) nama tokoh potensial yang juga memimpin Indonesia.

Pertama Jenderal Andika Perkasa. Kini panglima TNI, dekat dengan berbagai kalangan dari status sosial apapun. Pekerja difabilitas dilingkungan kerja Mabesad,  pernah diajak makan siang saat Andika menjabat KSAD. Kemudian, terobosan tentang WNI masuk menjadi TNI dipangkas secara seksama, dan masuk akal.

Kedua Jenderal Dudung Abdurachman kini KSAD. Saat Pangdam Jaya, ia yang memerintahkan penurunan baliho Rizieq. Kenyamanan dan keamanan warga, normal Kembali. Saat Pangkostrad,  diorama tentang G 30 S PKI yang dipajang kantor Makostrad tak ada lagi. Bukan, ia yang memerintahkan, tetapi diambil pemiliknya kala menjadi Pangkostrad sebelum Dudung. Selalu mengapreasi secara cepat  kepada anak buahnya yang berprestasi.

Ketiga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pernah menjadi legislatif (DPRD 2004 – 2007 dan DPR 2009 - 2012), eksekutif (Bupati Bangka Belitung Timur 2005 -2007 dan Wakil Gubernur 2012 -2014 dan Gubernur Jakarta 2014 -2017). Komisaris Utama Pertamaina (2019 – sekarang).

Saat menjadi pendamping dan penerus Jokowi di Jakarta. Kemacetan dan banjir terus berkurang, dan banyak warga Jakarta yang usia sekolah (SD -SMA) banyak kemudahan dengan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Pembuatan KTP gratis pun berlaku di seluruh kantor kelurahan se Jakarta.

Keempat Sri Mulyani Indrawati. Salah satu pondasi ekonomi belum pernah goyang. Karena tangan dingin mantan direktur bank dunia. Di  era Jokowi, kini speak terjangnya benar-benar dilakukan. Para koruptur yang melarikan uangnya d ke luar negeri,  bisa bertekuk lutut kepadanya. Sehingga uang kas negara, benar-benar diperuntukan secara tepat sasaran.

Kelima Yaqut Cholil Qoumas biasa dikenal Gus Yaqut. Pernah menjadi anggota DPR, 2019 -2021. Kini Menteri Agama. Speak terjangnya untuk mengayomi semua agam bukan hanya kata, tetapi dilakukan secara aksi nyata. Menteri yang satu ini  pembasmi kaum intoleran dan radikalisme. Eks FPI dan eks HTI tak bisa macam-macam.

Keenam Bahlil Lahadalia. Menteri Investasi dan BPKM. Punya kewenangan khusus mendatangkan para investor luar negeri. Bukan hanya itu, para pengusaha lokal berbagai kelas dilibatkan dalam proyek-proyek besar.

Ketujuh Grace Natali. Mantan jurnalis TV, kemudian terjun dipolitik. Bersama rekan-rekannya mendirikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan menjadi Ketua Umum, kini sebagai wakil ketua dewan Pembina PSI. PSI adalah partai yang didonaminasi pengurusnya para  kaum milenial,  diantara rentang umur  20 - 40 tahun. Berani melawan kelompok paham intoleran dan radikalisme.

Kedelapan Tito Karnavian. Saat menjadi Kapolri, melewati para seniornya. Prestasi pernah menangkap anak mantan presiden Soeharto. Gembong teroris Bomber Dokter Azhari hingga Noodin M Top. Jokowi memilihnya menjadi Mendagri. Gejolak di daerah, walaupun ada tapi tak pernah besar. Itulah buah dari tangan dingin Tito yang kini menjabat Mendagri.

Kesembilan K.H. Yahya Cholil Staquf biasa dikenal Gus Yahya. Ketua Umum PBNU. Pemikiran dan tindakannya mengikuti jejak Presiden RI Ke-4 Gus Dur. Kebhinekaan dan kemanusiaan menjadi pondasi utamanya dalam bersinergi dengan siapa saja.

Yang jelas ke 9, tokoh ini. Layak menjadi pemimpin Indonesi dimasa depan. Semoga

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB