Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Eks pendukung FPI berharap banyak sama Anies Baswedan. Bukan saja sebagai capres 2024, tetapi Presiden RI ke-8. Melalui Anies, kelompok itu menggantungkan harapannya, dan sebaliknya buat Anies.
Baca Juga : Tiga Kriteria Menurut Jayabaya, Terkait Presiden Pasca Jokowi, Jenderal Dudung Abdurachman Mendekati
Sebelum dibubarkan, kelompok yang selalu berpratoli di rumah-rumah makan saat bulan puasa. Begitu leluasa bergerak. Kekerasan berlabel agama menjadi senjata utamanya. Siapa yang menghalangi dan merintanginya, akan dilibas. Mereka tak patuh pada aturan resmi pemerintah. Jumlah massa andalannya.
Kasus Ahok, contoh nyata. Jumlah massa menjadi ‘keputusan’ para hakim memvonis Gubernur pengganti Jokowi, 4 tahun.
Markas pusatnya kelompok itu, berada di kawasan Petamburan, Jakarta. Anies kerap mengunjunginya. Pasalnya, Anies jadi Gubernur jasa besar dari Rizieq Shihab.
Di markas pusat itu, kegiatan demo berjilid-jilid, bukan hanya dirancang, tetapi dilakukan. Logistik melimpah sudah tersedia untuk didistribusikan. Bukan hanya soal makanan, non makanan dibagikan dari tempat itu.
Tak sulit menemukan markas pusat itu. Baliho bertebaran lebih 10 km di sepanjang jalan tersebut, bisa sebagai petunjuknya.
Negara dalam negara, tepat disematkan kepada kelompok itu. Segala aturan negara yang sudah disepakati, dilanggarnya.Walaupun Rizieq dan Munarman berada di penjara. Suara dan getaran bernada keras, kerap didengungkan dua orang itu kepada pendukung yang mengunjunginya.
Beberapa lembaga survei menempatkan nama Anies masuk dalam 3 besar capres 2024. Jika, benar Gubernur Jakarta ke-17, jadi Capres. Tak butuh lama, bila Rizieq bebas. Kekerasan atas nama agama bakal menghiasi republik ini. Terduga pelakunya FPI.
Yang mungkin jelas bakal terjadi, jika Anies Baswedan Presiden, radikalisme dan intoleransi merajalela