Minggu, 19 Juli 2026

Eksportir Gambir Mengeluh, Gubernur Akan Siapkan Ranperda

Photo Author
Sitinjak, Nawacita Post
- Rabu, 16 Februari 2022 | 09:02 WIB

Padang, NAWACITAPOST.COM - Terkait penatausahaan komoditi gambir di Sumatera Barat, gubernur Mahyeldi dalam waktu dekat akan menyiapkan rancangan peraturan daerah (Ranperda).

Dimana salah satu poin penting dengan adanya regulasi tersebut nantinya adalah, adanya standarisasi harga gambir, sehingga bisa memberikan kepastian dan kestabilan harga komoditi unggulan itu.

Hal itu terungkap dalam rapat bersama gubernur dengan para eksportir gambir asal India dengan asosiasi dan kelompok tani gambir Sumbar, diantaranya berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota di ruangan gedung istana, Komplek Gubernuran Sumbar, Senin malam (14/2/2022).

Baca Juga: Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut Beserta Jajaran Mengikuti Arahan Direktur Kamtib Melalui Teleconference


Menurut gubernur, kata kunci untuk menjawab persoalan gambir adalah menjaga kualitas. Caranya melalui peran aktif pemerintah melalui Dinas Pertanian untuk secara intensif melakukan pembinaan dan evaluasi berbagai kekurangan.

"Kuncinya adalah kualitas yang harus diperbaiki. Selama ini dinas kurang perhatian. Perlu pembinaan pada para petani sekaligus evaluasi, mungkin peralatannya, mungkin pengetahuannya. Insyaallah kita akan siapkan ranperda nya nanti untuk menjadi dasar pengaturan gambir, termasuk penetapan harga dasar," kata Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan, petani dan pengusaha saling membutuhkan. Hubungan saling menguntungkan harus menjadi dasar.

"Petani dan pengusaha sudah mau datang, duduk bersama seperti ini sudah merupakan wujud niat baik. Mari kita bangun semangat kebersamaan, semoga para petani kedepan lebih terorganisir dan hubungan dengan pengusaha juga semakin lebih baik," tegas gubernur.

Baca Juga: Satopspatnal dan Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut Cek Kualitas Makanan WBP


Pertemuan turut dihadiri Asisten II Setdaprov Sumbar Wardarusmen, Kepala Dinas Pertanian Syafrizal, Ketua Kadin Sumbar Ramal Saleh, Asosiasi Petani Gambir Pesisir Selatan serta Forum Peduli Petani Gambir Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota.

Sebelumnya dalam pemaparan, salah seorang perwakilan eksportir gambir asal India, Rajes, menyebut bahwa sebagai pengusaha sangat siap membeli gambir produksi masyarakat dengan harga tinggi, asal produknya bagus dan berkualitas.

"Soal harga harus dikontrol pemerintah daerah, sebab di dunia hanya ada di Sumbar. Kita siap beli harga mahal, tapi kualitas harus dijaga sebab banyak gambir yang dicampur tanah atau pupuk," ungkap Rajes.

Ketua Kadin Sumbar, Ramal Saleh. Sebagai orang yang pernah berbisnis gambir, menambahkan, saat ini memang diperlukan pengolahan sedemikian rupa supaya standar kualitas ekspor bisa terjaga.

Baca Juga: Dua Terduga Pengedar Sabu Kota Padang Dibekuk Polisi


"Seperti halnya komoditi karet, sehingga harga jelas dan tidak fluktuatif," katanya .

Editor: Sitinjak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini