Selasa, 2 Juni 2026

Kharisma Anas Urbaningrum Melalui PKN Bisa Hancurkan Dinasti Cikeas

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Jumat, 5 November 2021 | 16:28 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST- Munculnya Dukungan mantan Ketua Umum (Ketum) Demokrat Anas Urbaningrum terhadap Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) yang diketuai Gede Pasek Suardika mendapatkan respon positif dari sejumlah loyalitas Anas Urbaningrum.

Dengan hadirnya Anas membuat Dinasti Cikeas semakin cemas, pasalnya Anas akan membongkar semua kebohongan Keluarga Cikeas terkait kasu korupsi Proyek Hambalang yang membuat dirinya masuk jeruji KPK.

“Mas Anas merestui proses perjalanan PKN agar berjalan lancar. Teman -teman juga semangat melihat dia dan restunya. Sebab doa dan restu orang teraniaya biasanya berkah, “ kata Gede Pasek beberapa waktu.

Pembentukan PKN ini dikabarkan akan menjadi tempat Anas Urbaningrum usai menjalanin pidana kasus korupsi.

Meskipun bebas pada 2022 mendatang, Anas tidak bia menjabat dalam jabatan politik lantaran salah satu putusannya adalah pencabutan hak politik 5 tahun.

Namun, soal jabatan yang akan diberikan pada Anas selepas dari penjara. Gede Pasek mengungkapkan itu akan disampaikan Anas saat bebas.

“Mas Anas masih konsentrasi hadapi cobaan nanti itu.Jadi yang jelas beliau merestui proses perjalanan PKN,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen PKN, Sri Mulyono menyatakan struktur pengurusan PKN telah ada. Namun baru akan dirilis usai mendapat pengesahan dari Kemenkum HAM.

PKN saat ini telah didaftarkan di Kemenkum HAM dan dalam proses.

Diketahui, PKN diisi oleh sejumlah loyalitas mantan Ketum Demokrat Anas Urbaningrum.

Anas Akan Bongkar Korupsi Keluarga Cikeas

Dr.Yuyun Pirngadi dari Yp Institute for Fiscal and Monetary Policy menilai bahwa keluarnya mantan Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum akan membawa kabar baru bagi Partai Demokrat kubu AHY dan Keluarga Cikeas.

Yuyun mengatakan, Anas Urbaningrum akan membeberkan siapa saja pihak yang terlibat selama ini yang membuat dirinya masuk ke dalam tahanan KPK, akibat dugaan korupsi proyek Hambalang tersebut yang terjadi di era kepemimpinan Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Yuyun menyebutkan jika Anas Urbaningrum berani membongkar dalang dibalik kasus korupsi proyek Hambalang, maka akan membuat pihak yang terlibat getar-getir, karena patut diduga ada keterlibatan keluarga Cikeas. Bahkan Ibas Yudhoyono diduga ikut dalam menikmati korupsi proyek Hambalang tersebut.

Tidak sampai disitu, Yuyun menduga ada peran kuat pimpinan KPK lama yakni, Abraham Samad sebagai Ketua KPK, dan Bambang Widjojanto sebagai Wakil Ketua KPK dalam menjatuhkan Anas Urabningrum sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Hambalang.

“Kita menduga ada peran kedua pimpinan KPK, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto (BW) dalam menjatukan Anas Urbaningrum sebagai tersangka KPK terkait kasus dugaan korupsi Hambalang.

 

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB