Kamis, 4 Juni 2026

Tolak Jadi ASN Polri, Ferdinand : Novel Baswedan Ingin Kuasai KPK Untuk Jalani Kepentingan Tertentu

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Rabu, 29 September 2021 | 17:21 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Politisi Ferdinand Hutahean mengatakan, langkah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabiowo yang berencana akan merekrut 56 pegawai KPK yang tidak lolos uji tes wawasan kebangsaan (TWK) harus menjadi apresiasi.

“Sy apresiasi Pak @jokowi dan Kapolri dlm strategi ini. Ini adalah belas kasih ,” cuit Ferdinand dikutip dari NAWACITAPOST, Rabu (29/9/2021).

Ferdinand menilai dengan begitu maka akan menguji Novel Baswedan dan kawan-kawan yang mengabdi kepada negara.

Dia mengaku jika tawaran itu ditolak, maka ada kesimpulan bahwa Novel baswedan ingin menguasai KPK RI.

“akan menguji apkh Novel dkk tulus mau mengabdi pd negara atau mrk hanya ingin MENGUASAI @KPK_RI DEMI POLITIK,” ucapnya.

 

“Karena ini akan membuktikan siapa Novel Baswedan dkk sesungguhnya. Jika mereka menolak, maka publik bisa menilai bahwa mereka memang hanya ingin menguasai KPK demi kepentingan tertentu. Jika mereka menerima, toh mereka bukan penyidik dan tidak punya kewenangan kebijakan atau keputusan di Polri sebagai ASN Polri, tapi mungkin pikirannya yang akan dipakai, ilmu penyelidikan dan ilmu penyidikan yang dimilikinya sebagai pemberantas korupsi di KPK,” tegasnya.

"Nah kita tunggu saja apakah mereka akan menerima atau menolak. Kalau menolak, selesai sudah mereka, publik akan mendapatkan kesimpulan terhadap siapa mereka.

 

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB