Kamis, 4 Juni 2026

ICW Minta Maaf Ke Moeldoko, Denny Siregar : Label Anti Korupsi Kerjaanya Fitnah ke Orang Lain

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Jumat, 3 September 2021 | 16:28 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Pegiat media sosial , Denny Siregar menyindir Indonesia Corruption Wacth (ICW) setelah ICW menyampaikan permohonan maaf karena menyebut Moeldoko terlibat ekspor beras.

“Makanya [email protected] suka fitnah. Lu tau gak sih kalo fitnah itu kejam? Gua bukan pendukung [email protected]. Tapi jijik banget liat Lembaga yg pake label anti korupsi, kerjaanya fitnah ke orang lain..,” kata Denny Siregar dalam akun Twitternya, Jumat (3/9/2021).

Perlu diketahui, ICW mengaku telah meminta maaf kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko atas kekeliruan pernyataan soal ekspor beras.



Seperti diketahui sebelumnya, ICW melalui sejumlah media menyebutkan bahwa putri bungsu Moeldoko, Joanina Novinda Rachma, punya kedekatan dengan pihak PT Harsen produsen obat Ivermectin. ICW menyebut Joanina punya hubungan bisnis dengan Sofia Koswara. Sofia berperan membantu PT Harsen dalam memperkenalkan Invermectin ke pub

Tak hanya itu juga pihak Moeldoko melalui Kuasa hukum Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, Otto Hasibuan menyebut bahwa Indonesia Corruption Wacth (ICW) telah punya niat untuk mencemarkan nama baik atau fitnah kliennya (Moeldoko) melalui pernyataan terkait bisnis obat Ivermectin dan ekspor beras.

Otto mengaku ICW telah mengakui pernyataan yang mereka sampaikan sebagai misinformasi, tetapi, kata Otto, ICW enggan meminta maaf atas pernyataan itu.

“Kami menemukan mens rea, yaitu niat dari mereka untuk melakukan pencemaran nama baik terhadap Pak Moeldoko, terbukti lagi mereka mengakui adanya misinformasi yang menurut saya bukan misiformasi, tapi disinformasi,” kata Otto, Jumat (20/8/2021).
Selain itu, Otto mengklaim pernyataan ICW menimbulkan kerugian imateriel bagi Moeldoko.

Menurut Otto bahwa tudingan ICW membentuk opini publik bahwa Moeldoko melakukan korupsi di bisnis Ivermectin dan ekspor beras.

 

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB