Jakarta, NAWACITAPOST - SEBAGAI anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memang harus bersuara dengan kritik dan solusi. Sehingga sebutan DPR yang terhormat. Menjadi benar-benar nyata dan dirasakan oleh denyut nadi rakyat.
Alih-alih kritiknya kepada pemerintahan Jokowi yang menyebut Failed Nation atau negara telah gagal dalam urusan menghadapi Covid-19 berharap mendapati simpati luar biasa.
Yang dikritik, dalam hal ini Presiden Jokowi. Hanya diam, tak masuk dalam perdebatan yang tak perlu. Sebab, bisa memperkeruh suasana.
Justru pembelaan datang dari anggota Komisi 7 DPR, fraksi Gerindra Andre Rosiade. Andre mengajak Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) untuk menghadiri rapat Komisi VI ketimbang koar-koar di luar. Jadi kegelisahan Ibas bisa disampaiakan melalui jalur resmi yang di atur UU.
Anehnya ajakan Andre itu dianggap angin lalu oleh Ibas. Malah Ibas perintahkan Andi Arief kepercayaan SBY untuk mengcounter pernyataan Andre.
Menurut Andi, Ibas bukanlah sosok yang anti debat. Namun, lanjutnya, untuk saat ini Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu belum meladeni hal-hal demikian karena masih sibuk mengurus sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Mas Ibas @Edhie_Baskoro bukan anti debat, hanya saat ini dia bersama anak dan istrinya bertanggung jawab mengurus Pak @SBYudhoyono orang tuanya apalagi masa covid ini," kata Andi.
"Biarlah dia berbakti pada orang tuanya dulu," cuit @Andiarief_. Pengakuan Ibas melalui Andi Arief ini menandakan bahwa benar ada pengakuan dari Ibas yang tidak pernah hadir di rapat-rapat Komisi 7. Bisa dibilang selama 10 tahun lebih Ibas tak pernah nongol batang hidungnya di rapat komisi DPR.
Yang jelas dan pasti. Menjadi anggota DPR adalah harapan rakyat untuk memperjuangkan kesejahteraan. Maka, itulah diberi jabatan wakil rakyat terhormat.
Jadi, jika ada anggota DPR yang tidak pernah hadir rapat di komisi. Termasuk Ibas, perlu dipertanyakan komitmennya.
Netizen dari FB Arief Firmansyah menyebut anggota DPR RI yang suka bolos atau absen wajib yang dipotong gajinya, enak saja kerja malas gaji minta full.
Sementara netizen FB Drs Surya menyatakan Gak usah digaji buat apa? Gak berguna.
Bahkan netizen lainnya menyebut "Lha kenapa pak SBY harus diurus ketua Fraksi yang juga Wakil Ketua Umum Demokrat? Kalau begitu Ibas di Pergantian Antar Waktu (PAW) saja kalau benar tidak bohong"