Kamis, 4 Juni 2026

Ada apa JK sebut Islam 90% di Arahkan islam ke Anies?

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Jumat, 18 Juni 2021 | 10:39 WIB
Jakarta,NAWACITAPOST- Politisi Ferdinand Hutahaean mengomentari soal mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla terkait ucapannya yang mengaitkan antara orang kaya dengan agama.

Ferdinand melalui akun Twitter miliknya.menyesalkan sikap JK atas hal tersebut.

Ferdinand mengaku bahwa orang menjadi kaya buka karena agamanya melainkan lantara telah bekerja keras dan ulet dalam pekerjaannya. Sementara, jika orang itu pemalas, apapun agamanya pasti yang bersangkutan akan jadi miskin.

Menurutnya kaya itu bukan karena agamanya, tapi karena kerja keras, ulet dan niatnya. “Kalau pemalas, apapun agamanya pasti miskin. Jadi komentar Pak JK yang menghubungkan agama dengan kemiskinan atau kekayaan ini tidak tepat,” kata Ferdinan Huatahaean dikutip Kamis (17/6).

Mantan politisi Demokrat ini menilai bahwa pernyataan Jusuf Kalla terkait kekayaan dan agama itu cenderung bernada provokatif agar umat saling membenci.”Cenderung provokatif untuk saling membenci,” cuitnya.

Bahkan,dia dalam cuitannya itu menyertakan link artikel pemberitaan berjudul”JK Nilai Ekonomi Umat Pincang: 10 Orang Kaya .1 Muslim”.

Namun,banyak pihak yang menilai bahwa Jusuf Kalla akan menggiring 90 persen umat muslim untuk mendukung Anies Baswedan dalam kepentingan politik Pilpres 2024

Sebelumnya, Jusuf Kalla menyampaikan dihadapan Erick Thohir dalam acara silahrurahmi yang digelar Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Senin14 Juni 2021.

JK menyinggung soal ekonomi apabila ada 10 orang kaya, maka paling tinggi 1 orang muslim. Tapi apabila 100 orang miskin setidaknya 90 umat yang miskin. Jadi pincang keadaan ekonomi kita,” ujarnya.

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB