Kamis, 4 Juni 2026

Tepis Dukung Erji, Pagar Jati Pastikan Coblos Nomer 2

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Jumat, 20 November 2020 | 23:20 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - DPP Pagar Jati (Paguyuban Arek Jawa Timur) membantah ada dukungan organisasinya kepada paslon nomer 1 Eri- Armuji. Pasalnya, beberapa hari yang lalu tersiar berita bahwa seseorang yang mengatasnamakan Ketua DPC Pagar Jatii Surabaya Bagus Yudianto, SH., tepatnya pada tanggal 17 November 2020 lalu.


Mengklarifikasi hal ini, Jaya Hambali atau biasa dipanggil Cak Macan ketua Umum DPP Pagar Jati menjelaskan bahwa Pernyataan tersebut merupakan keputusan pribadi dan bukan dari organisasi.


Menurut Cak Macan, mekanisme yang sering dilakukan organisasi Pagarjati dalam mendukung paslon adalah melalui mekanisme rapat musyawarah mufakat sesuai dengan aturan AD/ART PAGARJATI.


" Organisasi masyarakat yang bernama Pagarjati didalam aturan selalu mengedepankan kata satu jiwa satu komando sehingga dalam mengambil kebijakan keputusan selalu mengedepankan keputusan bersama secara hirarki berjerjang sehingga tidak bisa bersifat pribadi," ujarnya, Jumat (20/11/20) di posko pemenangan MAJU.


Macan kembali menegaskan, sepeninggal Bambang Hariyanto ketua DPC Pagarjati Surabaya, dari DPP belum memutuskan siapa penggantinya. " Jadi, tidak ada yang namanya Pagar Jati Surabaya. Yang ada hanya Pagar Jati Jatim. Karena itu, pernyataan Bagus tersebut merupakan keputusan pribadi yang mengatasnamakan organisasi," tegasnya.


Nah, melihat dinamika pilkada tahun 2020 di kota Surabaya yang telah memasuki tahapan kampanye pasangan calon, DPP, DPW dan DPC Pagarjati Surabaya bersama 12.000-an kadernya sudah memutuskan akan mendukung penuh paslon nomer 2, yakni Machfud Arifin - Mujiaman sebagai Wali kota dan wakil wali kota Surabaya.


Sebagai dasar pilihannya, Pagar Jati menilai Machfud Arifin-Mujiaman merupakan figur ke-Bapak-an yang dirasa mampu melindungi dan mengayomi masyarakat Surabaya kedepan.


Untuk anggota yang tidak patuh, DPP Pagar Jati akan memberikan surat teguran hingga pemecatan sesuai dengan aturan yang ada.


Dalam upaya pemenangan Paslon 2, Pagar Jati menghimbau kepada seluruh anggotanya agar turun ke masyarakat untuk mengupayakan kemenangan Machfud Arifin-Mujiaman. Selain itu, DPP menghimbau bagi anggota yang ber-KTP Surabaya dimanapun berada supaya menyempatkan diri untuk pulang dan menggunakan hak pilihnya.


Terkait dukungan Pagar Jati, Machfud Arifin mengapresiasi kedatangan cak Macan yang jauh dari Jakarta untuk menyampaikan dukungan Pagar Jati. MA mengaku sebenarnya tidak tahu ada berita dukungan Pagar Jati kesebelah, tahu-tahu Cak Macan yang baru dikenalnya menelpon bahwa Pagar Jati yang punya anggota 12 ribu orang di Surabaya tidak mendukung Paslon 1 tapi akan mendukungnya. " Ya, kita suruh rilis aja," kata MA.


Banyak Relawan, Simpatisan dll yang diklaim mendukung 01 tapi ternyata pimpinan pusatnya tidak mendukung. " Yang jelas saya tidak pernah nge-klaim didukung Kyai, Ulama, pesantren atau yang lain," katanya.


Dicap sebagai pemecah belah, MA mengaku tidak menanggapi. " Masak ada satu organisasi ribut, saya yang disalahin. Wong saya ndak pernah ngurusin atau cawe-cawe. Menurut saya, itu mungkin bentuk kebingungan dan kekalutan akhirnya cari pegangan, sikut sana sikut sini dan itu urusan mereka. Urusan saya adalah ingin berkampanye dengan baik, ingin berkontestasi dengan baik sesuai dengan apa yang dikehendaki penyelenggara yaitu Surabaya yang hebat Pilwali yang bermartabat," ungkapnya.


Untuk itu, MA selalu hadir dalam setiap deklarasi baik KPU maupun Bawaslu. " Bahkan saya hadir bersama keluarga, apabila saya melenceng bisa diingatkan oleh keluarga," papar MA.


" Saya tidak mau curang, dan sebaliknya saya tidak mau dicurangi," tegasnya. (BNW)

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB