Surabaya NAWACITAPOST - Saksi menjadi bagian penting dalam sebuah perhelatan politik. Saksi bisa menjadi penentu kemenangan ataupun kekalahan sebuah partai atau Kandidat baik Calon Legislatif maupun Calon Kepala Daerah. Oleh sebab itu seorang saksi harus memiliki wawasan yang benar tentang tata aturan sebuah Pemilu, sehingga perlu adanya pembekalan. Seperti yang dilakukan DPD Partai Gerindra Jatim di Grand Mercure hotel jalan A. Yani Surabaya, Selasa (10 /11/20) malam.
Disampaikan oleh Hadi Dediyansah, ketua Badan Saksi DPD Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, bahwa dari beberapa lembaga Survey independen, Gerindra adalah salah satu Partai yang relatif stabil.
Dedi menyampaikan, Gerindra baik sebagai oposisi maupun koalisi tidak mengalami perubahan untuk perolehan suara.
"Ini artinya, para pemilih Gerindra tidak terpengaruh posisi, baik diluar maupun didalam pemerintahan dan mereka hanya melihat visi misi partai maupun calon," ujarnya.
Dedi berharap, dalam setiap pemilihan jangan sampai ada saksi yang kosong di setiap TPS, karena ini akan berakibat fatal. " Kita harus belajar dari pengalaman yang lalu," tandasnya.
Pada kesempatan itu, BF Sutadi ketua DPC Gerindra Surabaya mengungkapkan bahwa untuk persiapan Pilkada Surabaya, sudah disiapkan 1.220 calon saksi siap pakai, namun kalau nanti perlu disiapkan per-TPS tinggal ditambah.
Menurut Sutadi, peran Saksi sangat penting. Ia mencontohkan hari ini di Surabaya, angka survei dari berbagai lembaga sudah menunjukkan hampir 60% kemenangan untuk Machfud Arifin-Mujiaman. Namun masalahnya adalah, suara-suara yang sudah diberikan masyarakat di TPS hilang karena kecurangan. Baik permainan penyelenggara ataupun yang lain. " Disini tugas saksi begitu penting, baik yang bertugas didalam maupun diluar TPS," urainya.
Tugas saksi luar TPS menurut Sutadi adalah pada hari H sebelum pencoblosan berlangsung, memastikan bahwa saksi dalam sudah hadir. Yang kedua tugasnya adalah memastikan saksi dalam sudah mendapatkan surat mandat. " Tanpa mandat, saksi tidak bisa masuk TPS."
Untuk tugas saksi dalam pun tak kalah pentingnya. Dalam hal ini Sutadi meminta agar saksi dalam bisa hadir dan mengikuti dari awal pembukaan. Setelah itu pastikan surat suara yang ada dengan jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap), terutama memastikan proses pencoblosan dan penghitungan sudah sesuai dengan aturan undang-undang. Tidak hanya itu, selain mengawal suara, tugas saksi juga mencari suara.
" Saya berharap semua pengurus PAC dan Ranting dapat terlibat sebagai saksi, meskipun badan saksi terpisah dengan struktural partai," ujar mantan mantan asisten Pemerintahan Pemkot Surabaya ini.
Menjadi narasumber dalam hal efektifitas Survey, Direktur SSC Mochtar W. Oetomo menjelaskan bahwa banyak orang memperkirakan survey elektabilitas akan turun saat Prabowo bergabung dengan pemerintahan Jokowi. Namun hal itu malah berbanding terbalik, saat ini elektabilitas Partai Gerindra menunjukkan angka yang stabil bahkan 2 bulan ini bergerak naik.
Dari penelitiannya, dari 8 partai pendukung MA-Mujiaman ada beberapa partai yang tidak konsisten. Di Gerindra, Ia menganggap masih konsisten dengan angka 68 persen mendukung paslon nomer 2, dan beberapa waktu ini diharapkan dapat ditingkatkan. " Artinya, Gerindra memilih nomer 2 dan 68 persen pemilihnya juga memilih nomer 2. Partai yang paling solid dukungannya adalah PKB dan Gerindra," ucapnya.
Begitu pula sebaliknya, partai pengusung Paslon nomer 1 juga tidak solid dan sebagian besar bergeser ke Paslon nomer 2. " Hari ini juga terjadi peristiwa yang besar terkait makam Keputih, saya yakin ini akan berpengaruh besar," tegas Mochtar.
Kenapa begitu pentingnya pemenangan Paslon yang diusung oleh Partai, menurut Mochtar selain dalam bargaining politik, pragmatisnya atau politik praktis yang berkembang ditingkat elit yang paling utama adalah sebuah latihan. " Kalau kita terbiasa mengkonsolidasikan atau mengkombinasikan kekuatan untuk menang maka ketika kita dihadapkan dengan tantangan politik berikutnya, kita jadi lebih mudah dan efisien," tandasnya.
Agenda DPD Partai Gerindra Jawa Timur terkait Pendidikan Politik dan rapat koordinasi saksi kota Surabaya ini mengambil tema 'Menuju Partai Pemenang melalui Sumber daya saksi yang terorganisir'. Dan hadir dalam agenda tersebut, AH Thony Wakil ketua DPRD Surabaya sekaligus Sekretaris DPC Gerindra Surabaya, Ajeng Wirawati wakil ketua komisi D DPRD surabaya bersama ratusan kader ditingkat Kecamatan dan kelurahan se-Surabaya.