Selasa, 16 Juni 2026

Santer siapa Ketua DPRD Surabaya mendatang, Achmad Hidayat: Itu hak DPP

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Rabu, 27 Maret 2024 | 12:39 WIB
Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat (Nawi)
Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Pasca Pemilu 2024 dan PDI Perjuangan Kota Surabaya masih mampu mempertahankan Posisi Ketua DPRD Surabaya dengan perolehan 11 Kursi, mulai santer Isu siapa yang mengisi posisi Ketua DPRD Kota Surabaya.

Ditemui Nawacitapost, Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat santai menanggapi hal itu.

Terkait Posisi Ketua DPRD Kota Surabaya, kata Achmad, adalah hak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai berlambang Banteng Moncong Putih untuk menentukannya.

Baca Juga: Gotong Royong Bagi Takjil, PDIP Surabaya Perkuat Ukhuwah pada masyarakat

“Lho Sekarang Ketua DPRD nya Mas Adi Sutarwijono , Nanti lah itu kewenangan DPP PDI Perjuangan. Tentu dengan pertimbangan berbagai aspek”, kata Achmad Hidayat

Dirinya juga menceritakan bahwa Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya dan Ketua DPC PDI Perjuangan selalu mengedepankan kepentingan serta keselamatan banyak orang. Akomodatif , mudah ditemui hingga mengamankan kebijakan Pro - Rakyat sesuai Dasa Prasetya PDI Perjuangan.

“ Bahkan saat Turun masyarakat selalu menggunakan Simbol - Simbol PDI Perjuangan dan mengakomodasi kepentingan berbagai pihak terutama wong cilik”, tegas Achmad Hidayat.

Baca Juga: Solidaritas Ramadhan: Srikandi PDIP Surabaya Tebarkan Semangat Berbagi Lewat Takjil

Selain sebagai tempat memperjuangkan aspirasi rakyat ia juga menceritakan pada kepemimpinan Adi Sutarwijono menggunakan Gedung DPRD Surabaya sebagai ruang belajar dilihat dari kunjungan Mahasiswa hingga Siswa Sekolah Dasar.

“ Sangat terbuka namun berprinsip , Mas Adi pandai dan terampil meramu titik temu . Semakin maju kota surabaya membutuhkan sosok seperti itu”, imbuhnya

Ia juga menuturkan ditengah gempuran Money Politics dan Praktik Politik yang tidak sesuai kaidah demokrasi menbutuhkan orang yang jernih , selalu mengedepankan Gotong Royong dan Mengedepankan kepentingan orang banyak diatas kepentingan pribadi. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB