Gibran, yang merupakan pengusaha, mengatakan bakal bisa lebih banyak membantu masyarakat dibanding dengan statusnya sekarang.
"Saya juga pengusaha, yang saya sentuh hanya karyawan saya saja, tetapi kalau saya masuk ke politik, yang bisa saya sentuh kalau di Solo ya 500.000-an orang yang bisa saya sentuh melalui kebijakan kebijakan saya," ujar Gibran, Jumat (24/7).
Baca Juga : BUMN : Akan Ada Kejutan yang Dilakukan Erick Thohir
Ia mengaku tidak mengerti mengapa dituding melanggengkan dinasti politik dengan dirinya maju di Pilkada Solo. Sebab, Pilkada merupakan kontestasi politik, bukan penunjukan kepala daerah secara langsung.Masyarakat bisa saja tidak mencoblos dirinya dan kalah dalam pertarungan kepala daerah di Solo.
"Jadi, kalau yang namanya dinasti politik di mana dinasti politiknya. Saya juga bingung kalau orang bertanya seperti itu," imbuh Gibran.