Foto : Menteri Sosial, Juliari P. Batubara
Berdasarkan data kesejahteraan sosial, bantuan bahan pokok menyasar ke ribuan juta jiwa lebih. Yakni hanya untuk kelompok penyandang disabilitas dan lansia. Khususnya untuk wilayah Jabodetabek. Menghabiskan dana berkisar 200 miliar rupiah. Memang pemberian bantuan sosial kepada penyandang disabilitas merupakan prioritas. Dikatakan oleh Menteri Sosial, Juliari pada beberapa waktu lalu di Jakarta.
BACA JUGA: Langkah Tepat Menkumham, Napi Asimilasi Karantina Mandiri
Dikarenakan kelompok penyandang disabilitas dan lansia rentan mengalami kesulitan. Terlebih dalam mengakses bahan pokok. Utama di tengah pandemi Covid 19. Penerima bantuan tidak termasuk dalam penerima program Keluarga Harapan atau PKH dan kartu sembako.
-
BACA JUGA: Siapapun Berhak Berkarya, Sekalipun Mantan Napi Asimilasi
Bansos sembako untuk lansia disalurkan melalui 94 Lembaga Kesejahteraan Sosial ( LKS ). Sementara, bansos bagi penyandang disabilitas didistribusikan. Diantaranya melalui 20 LKS Penyandang Disabilitas ( PD ), 13 Organisasi Sosial Penyandang Disabilitas ( OPD ) dan delapan kabupaten juga kota. Selain berupa sembako, Kementerian Sosial ( Kemensos ) melalui Mensos juga menyiapkan bansos tunai. Yakni untuk ratusan ribu jiwa. Khususnya untuk penyandang disabilitas dan lansia di luar Jabodetabek. ( Ayu Yulia Yang )