Senin, 20 Juli 2026

Ramadan Jadi Titik Konsolidasi Demokrat Surabaya, Lucy Kurniasari: Mari Perkuat Hati, Niat dan Barisan

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Minggu, 22 Februari 2026 | 17:52 WIB
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Lucy Kurniasari (Nawi)
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Lucy Kurniasari (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Momentum Ramadan 2026 dimanfaatkan jajaran DPC, PAC, Ranting hingga relawan Partai Demokrat Surabaya untuk menggelar konsolidasi dan buka bersama, Minggu (22/2/2026). Agenda ini menjadi titik penguatan struktur sekaligus refleksi perjuangan politik ke depan.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Lucy Kurniasari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya soliditas seluruh elemen partai. Ia menyebut kehadiran anggota Fraksi Demokrat di berbagai tingkatan sebagai kekuatan besar yang harus disinergikan.

“Alhamdulillah kita semua diberi kesehatan sehingga bisa bersilaturahmi dalam acara konsolidasi sekaligus buka puasa bersama. Ini momen kebersamaan, berbagi kebahagiaan dan memperkuat kepedulian kita,” ujar Lucy.

Anggota Komisi IX DPR RI itu menekankan Ramadan sebagai bulan introspeksi dan pengingat atas janji politik. “Bulan suci Ramadan adalah bulan untuk mensucikan hati, bulan untuk kita melakukan muhasabah dan introspeksi diri. Karena sesungguhnya janji adalah hutang. Dan hutang itu bukan hanya akan ditagih di dunia, tetapi juga akan kita pertanggungjawabkan di akhirat kelak,” tegasnya.

Dalam forum tersebut hadir anggota DPRD Jawa Timur Rasiyo, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Surabaya Mochammad Machmud, serta Herlina Harsono Nyoto, Mochamad Saifuddin dan jajaran pengurus lengkap dari tingkat DPC hingga anak ranting.

Lucy mengajak seluruh struktur, dari DPD, DPC, PAC, ranting hingga anak ranting untuk memperkuat kerja sama. “Kita harus guyub dan rukun, kita harus solid. Melawan kekuatan yang solid jauh lebih sulit dibandingkan melawan kekuatan yang rapuh. Jangan biarkan kita rapuh karena kurang komunikasi dan kurang kebersamaan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pentingnya respons cepat terhadap persoalan kader dan masyarakat. Lucy mencontohkan kasus salah satu ranting yang mengalami kendala BPJS tidak aktif saat sakit.

“Terima kasih Pak Machmud sudah membantu. Saat itu juga langsung ditindaklanjuti dan yang bersangkutan sudah pulang,” katanya, disambut tepuk tangan kader.

Lucy mengingatkan sejarah kejayaan Demokrat di Surabaya yang pernah meraih 16 kursi DPRD. “Kita pernah berjaya. Kalau kita pernah, berarti kita bisa mengulangi kembali, bahkan lebih besar,” ucapnya optimistis.

Ia menargetkan setiap daerah pemilihan minimal menyumbang satu kursi. “Kalau ada kemauan, pasti ada jalan. Tapi kuncinya, kita sebagai wakil rakyat harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya janji, tapi bukti. Karena hasil tidak mungkin mengkhianati usaha,” tegasnya.

Sementara itu, Mochammad Machmud mengajak kader untuk tidak lengah menghadapi Pemilu 2029. Ia mengingatkan partai lain sudah bergerak membentuk saksi hingga struktur cucu ranting.

“Partai lain sudah konsolidasi semua, sudah siap menghadapi 2029. Demokrat juga harus sama. Struktur sudah ada, tinggal jalan atau tidak. Kalau jalan, menang. Tidak cuma tiga kursi, bisa naik lagi,” tandas Machmud.

Ia mendorong PAC hingga ranting aktif menjaring tokoh masyarakat potensial. “Sayang kalau struktur sudah dibentuk tapi tidak mengoleksi sumber daya masyarakat. Inilah waktunya kita introspeksi,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini