Minggu, 19 Juli 2026

Kader PDIP Surabaya Ingatkan Sila Ke-4: Demokrasi Kita Harus Tetap Berpijak pada Rakyat

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:51 WIB
Kader PDIP Surabaya, Achmad Hidayat
Kader PDIP Surabaya, Achmad Hidayat

NAWACITAPOST.COM – Peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan bertema Satyam Eva Jayate – Berdiri di Sana untuk Selama-lamanya” pada 10 Januari 2026 disebut memiliki makna penting bagi rakyat Indonesia.

Kader PDIP Surabaya, Achmad Hidayat, menegaskan bahwa partainya tetap menjadi rumah perjuangan wong cilik.

“Memiliki sense of crisis baik dalam penanggulangan bencana akibat kebijakan alih fungsi hutan yang serampangan berakibat pada bencana alam dan kehidupan demokrasi Indonesia,” ujarnya.

Achmad menekankan dua hal mendasar dalam demokrasi: Pilkada harus tetap dipilih langsung oleh rakyat, sementara pemilihan legislatif menggunakan sistem proporsional tertutup.

Baca Juga: Detik-Detik Peringatan HUT-53 PDIP, Kader, Budayawan dan Rakyat Tumpengan di Pesarean Ki Ageng Pengging

Menurutnya, langkah itu sejalan dengan konstitusi. “Ingat sila ke-4 berbunyi Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan-perwakilan,” tegas politisi muda PDIP tersebut.

Ia menjelaskan, dalam sistem ketatanegaraan, eksekutif yang dipilih rakyat membawa harapan publik, sedangkan legislatif dibentuk melalui proses penggemblengan partai untuk melahirkan kader terbaik.

“Nanti akan terwujud check and balance dalam kehidupan berbangsa-bernegara. Ini adil, bagaimana cost politik ditekan dan fungsi kaderisasi partai diuji untuk mencetak kader terbaik dalam menjalankan amanat rakyat di legislatif,” tambahnya.

Achmad menutup dengan harapan agar Indonesia tidak bergeser menjadi negara kekuasaan (Machtstaat). Ia menegaskan komitmen pada Pancasila 1 Juni 1945 dan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar Rechtstaat. ***

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini