Jakarta NAWACITA - Kekalahan capres nomor urut 01 di Sumatera Barat menjadi viral dibicarakan di media sosial. Saat ini dunia medsos ramai soal boikot nasi Padang yang dikaitkan dengan kekalahan Jokowi-Ma'ruf Amin versi quick count di Sumatera Barat.
Soal 'boikot nasi Padang' ini dipicu dari beredarnya screenshot status Facebook seseorang yang menyatakan malas makan di rumah makan Padang. Kemudian ada orang lain yang memberikan komentar di postingan itu yang intinya mengaitkan dengan tidak adanya balas jasa pada 'Pakdhe'. Screenshot itu kemudian viral dengan bumbu-bumbu kekalahan Jokowi di Sumbar.
Menanggapi isu ini, TKN (tim kampanye nasional) Jokowi membantah.
Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily menegaskan, pihaknya tidak mau membeda-bedakan daerah satu dengan lainnya.
"Tidak benar kami yang menyerukan agar melakukan pemboikotan nasi padang. Tidak mungkin kami memboikot salah satu kuliner kebanggaan bangsa Indonesia. Kita tidak boleh melakukan pemboikotan terhadap nasi Padang. Ini salah satu kebanggaan kuliner kita. Jika pemboikotan itu terjadi, tentu kami sangat sesalkan," kata Ace kepada wartawan, Selasa (23/4).
Ace mengatakan, Nasi Padang merupakan salah satu makanan yang kerap disantap Jokowi. Hal tersebut terlihat dari beberapa kesempatan.
"Pak Jokowi saja kemarin di Mall Grand Indonesia makan nasi Padang," kata politikus Golkar ini .
Berdasarkan hasil hitung cepat Indo Barometer, Jokowi-Ma'ruf hanya mendapat suara 9,55% di Sumbar. Meski begitu, Ace menegaskan Jokowi tidak akan melupakan masyarakat di Sumbar dalam masa kepemimpinannya.
"Bukan karakter kami melakukan hal seperti itu. Lihat rekam jejak Pak Jokowi, sekalipun Pak Jokowi suaranya tidak terlalu maksimal di daerah-daerah itu, tapi Pak Jokowi tetap memperhatikan daerah tersebut," tutur Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu.
Ace mengingatkan Jokowi tetap membangun wilayah-wilayah yang pada Pilpres 2014 lalu mendapat perolehan suara kecil. Pemerataan pembangunan disebutnya menjadi prinsip bagi Jokowi, tanpa memperhatikan hasil pemilu. Jokowi ditegaskannya menjadi pemimpin bagi semua rakyat.
Baca juga: Gubernur Sumbar: Jangan Anak Tirikan Daerah yang Tak Dukung Capres Terpilih
"Coba perhatikan kepemimpinan Pak Jokowi, beliau memiliki perhatian khusus dengan membangun daerah-daerah seperti di Sumbar, Jawa Barat, NTB dan lain-lain," kata Ace.
Sekali lagi, ia membantah pihaknya yang berada di balik seruan boikot Nasi Padang. Ace menyatakan, Jokowi akan adil bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Kami tidak berpikir picik. Kami ingin membangun Indonesia tanpa membeda-bedakan daerah yang Pak Jokowinya menang ataupun yang kalah," tutupnya.
Editor: Tim Redaksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Jumat, 17 Juli 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 Juli 2026 | 19:08 WIB
Rabu, 1 Juli 2026 | 14:10 WIB
Rabu, 1 Juli 2026 | 09:10 WIB
Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 14:19 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 10:21 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 01:33 WIB
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:20 WIB
Minggu, 14 Juni 2026 | 17:27 WIB
Minggu, 14 Juni 2026 | 17:11 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 15:56 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 11:31 WIB
Senin, 8 Juni 2026 | 09:39 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB