Bekasi NAWACITA – Sekelompok masyarakat pendukung capres Jokowi – Ma’ruf Amin di Bekasi Jawa Barat melakukan Deklarasi Lintas Suku dan Agama. Deklarasi berlangsung di gedung Gorga III Jatimulya Bekasi tersebut dihadiri Tim Kampanye Nasional (TKN) dan rombongan relawan paslon 01.
Tampak hadir anggota DPR RI diantaranya Rieke Diah Pitaloka dan Sukur Nababan.
Dikesempatan itu Rieke yang juga Ketua Umum Tim Relawan Alpha Jokowi-Ma-ruf Amin ikut menyuarakan pentingnya menjaga keberagaman dan toleransi yang terkandung dalam Pancasila.
Menurut politisi PDIP ini, deklarasi lintas suku dan agama ini menjadi salah satu bukti nyata, bagaimana perbedaan bisa dipersatukan oleh keinginan untuk terus mempertahankan NKRI dan ideologi Pancasila.
"Ini bukan di Sumatera Utara, ini di tanah Jawa Barat, tanah yang subur berbagai agama, kepercayaan, suku, masyarakatnya hidup berdampingan. Kita tidak pernah ada konflik perang saudara disini karena ada Pancasila yang mengikat kita," ujar legislator mantan artis ini.
Rieke pun mengajak masyarakat agar tidak golput dan menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019. Masyarakat diimbau agar tidak perlu khawatir dengan berbagai intimidasi dan tekanan dari pihak manapun saat hari pencoblosan.
"Jangan takut apapun agamamu, sukumu, etnismu, dari manapun kau berasal, selama mencintai Republik Indonesia dan ingin tetap dalam harmoni keberagaman, jangan sampai tidak memilih. Kita bergandengan tangan bersama, tidak ada yang perlu ditakutkan. Yang takut adalah ketika Indonesia ini tidak lagi berideologi Pancasila dan keberagaman itu hilang dari Ibu Pertiwi," tegasnya.
"Sekali lagi datang ke TPS, gunakan hak pilih, jaga sampai penghitungan selesai. Ini bukan pertarungan pileg dan pilpres. Ini pertarungan kita untuk NKRI tetap Pancasila. Satu suara sangat menentukan, Indonesia tetap Pancasila," sambungnya.
Hal senada diungkapkan Sukur Nababan, Wakil Direktur TKN ini menegaskan, bahwa Pancasila dengan toleran mempersatukan warga Batak, Betawi, Sunda, Jawa dan lainnya.
“Jadi deklarasi ini juga menjelaskan apa yang sudah dikerjakan oleh pak Jokowi 4 tahun jelang 5 tahun ke depan. Dan betapa pentingnya kehidupan berbangsa dan bernegara kita," tegas Sukur.
Sukur sangat menyayangkan suhu politik yang kian memanas jelang pencoblosan. Ia pun mengingatkan pernyataan yang kerap dilontarkan Jokowi, bahwa siapapun berhak untuk menjadi pemimpin dan berkuasa, selama yang bersangkutan melakukannya dengan cara yang santun dan beradab.
"Jadi jangan melakukan fitnah dan hoaks. Ayo kita berbicara tentang ide dan karya. Tadi pak Jokowi melalui hologram menyampaikan semua karya dan ide. Kita hentikan hoaks dan fitnah. Ayo kita bertanding dengan ide dan karya. Jangan sampai pesta demokrasi ini dibawa hancur-hancuran. Sekarang di keluarga, tetangga dan sahabat sudah saling gontok-gontokan semua gara-gara masalah Pemilu," ungkapnya.
Sukur menyerukan agar rakyat Indonesia tetap menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, dengan terus berpegang pada ideologi Pancasila. Hal ini pun akan digaungkan pada kampanye akbar paslon 01 yang akan dilangsungkan di Gelora Bung Karno.
"Ini kan kampanye terakhir. Kita bukan hanya bicara tentang kampanye akbar yang harus besar-besaran, tapi kita menuju Indonesia akan tetap utuh, rakyat Indonesia akan tetap berdiri untuk NKRI dan Pancasila. Tidak boleh diganti oleh ideologi yang lain, itu yang mau kita wujudkan," tutupnya.
Acara yang berlangsung malam hari itu dihadiri kurang lebih seribu peserta dari beberapa suku, diantaranya Batak, Betawi, Sunda dan Jawa. Deklarasi lintas suku dan agama ini sebagai bentuk toleransi dan keberagaman yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi negara.
Editor: Tim Redaksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB