Sabtu, 18 Juli 2026

Ma’ruf Amin Apresiasi Dukungan Santri Ngariung

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Minggu, 20 Januari 2019 | 08:32 WIB
Jakarta NAWACITA – Ribuan santri di Bandung mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo – Ma’ruf Amin (Jokowi – Ma’ruf).

Ribuan santri tergabung dalam Santri Ngariung atau Sarung tersebut berkumpul dan memenuhi halaman Pondok Pesantren Baitul Arqom, Pacet, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (19/1) malam. Tak hanya santri, sekelompok ibu-ibu juga ikut memberikan dukungan.

Deklarasi dihadiri calon waki presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin yang didampingi juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily, Bupati Bandung Dadang M Nasser, dan politikus PKB Cucun Ahmad Syamsurijal.

Ma'ruf Amin menyatakan, dirinya mengapresiasi dukungan dari para santri kepadanya. Mantan Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) ini mengaku, awalnya tak pernah menginginkan menjadi calon wakil presiden.

“Karena saya sudah nyaman sebagai rais am PBNU sekaligus ketua umum MUI, tapi karena Pak Jokowi ajak saya, dan karena itu atas desakan para ulama, saya menerima tawaran cawapres," ucap Ma'ruf.

Ma’ruf juga mengaku menjadi bagian dari komunitas 'Sarung', karena memang gemar mengenakan sarung.

"Saya bangga ini adanya kaum Sarung, Santri Ngariung. Saya juga kelompok sarung, karena setiap hari pakai sarung," kata Ma'ruf yang disambut ribuan santri di Pondok Pesantren Baitul Arqom Pacet, Sabtu (19/1).

Ia menambahkan, jika terpilih sebagai wapres, ia akan tetap mengenakan sarung untuk aktivitasnya sehari-hari.

"Sepanjang tidak dilarang saya akan terus pakai sarung. Saya ke Malaysia ketemu Mahathir pakai sarung. Ke Singapura ketemu (Perdana Menteri) Lee pakai sarung. Apalagi di istana negara pakai sarung terus," tuturnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Baitul Arqom Ibnu Athoillah Yusuf Al-Hafidz mengatakan deklarasi itu merupakan wujud kecintaan para santri kepada Ma'ruf sebagai ulama yang mencalonkan diri dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

"Kami komunitas Santri Ngariung membuat gerakan mengawal santri untuk memimpin negara ini," ujar Athoillah saat memberikan sambutan.

Ia menjelaskan, dalam deklarasi dukungan itu para santri juga membuat pernyataan untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI. Para santri, lanjut Athoillah, akan berjuang memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

"Kami akan bersikeras dan terus mensosialisasikan untuk kemenangan guru kami di pilpres 2019," tutupnya.

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini