NAWACITAPOST.COM – Masih dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-61 Partai Golkar tahun 2025, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya meluncurkan Rumah Aspirasi, Jumat (31/10/2025). Program ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung keluhan, usulan, serta kebutuhan kepada kader Golkar di semua tingkatan.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Akmarawita Kadir, menjelaskan bahwa Rumah Aspirasi menjadi bentuk nyata komitmen Golkar mendengar dan memperjuangkan suara rakyat.
“Alhamdulillah, rumah aspirasi ini menjadi perwujudan doa dan semangat Partai Golkar. Ini betul-betul harus ada di hati warga Kota Surabaya,” ujar Akmarawita.
Ia menambahkan, sebelumnya DPD Golkar Surabaya telah menyiapkan lima hotline pengaduan per daerah pemilihan (dapil) yang sudah aktif sejak beberapa bulan lalu.
“Sekarang, dengan adanya Rumah Aspirasi, semua kanal itu dipadukan. Warga bisa menyampaikan aspirasi melalui daring maupun langsung datang membawa dokumen ke tempat ini. Inilah bentuk kesempurnaan pelayanan Partai Golkar kepada masyarakat,” jelasnya.
Peluncuran Rumah Aspirasi diwarnai antusias masyarakat. Untuk perdana, tiga aspirasi langsung masuk, di antaranya dari komunitas ojek online (ojol), masyarakat terdampak klaim tanah Pertamina, serta kelompok masyarakat penerima manfaat program pendidikan.
Perwakilan komunitas Shopee, Nur, menyampaikan aspirasi terkait kemudahan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. “Program PIP yang disalurkan anggota DPR RI Dapil Jatim I, Bapak Adies Kadir, sangat membantu masyarakat. Kami berharap program ini terus berjalan agar lebih banyak anak Surabaya bisa kuliah,” ujarnya.
Selain itu, Nur juga menyoroti program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) yang dinilai berhasil membantu warga memperoleh rumah layak huni. “Kami berharap program ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat dan berlanjut di bawah dukungan Bapak Adies Kadir,” tambahnya.
Dari komunitas ojek online, Saiful menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi para pengemudi ojol di Surabaya. “Selama ini potongan tarif tinggi, hubungan kemitraan tidak seimbang, bahkan sanksi sepihak masih sering terjadi. Kami berharap Rumah Aspirasi ini menjadi wadah bagi kami untuk menyampaikan suara dan memperjuangkan hak-hak kami secara layak,” ungkapnya.
Ia juga berharap Golkar bisa mendorong program rumah layak huni, pembukaan lapangan kerja, serta perbaikan infrastruktur jalan agar operasional ojol lebih aman dan efisien. “Kami ingin pemerintah bersama wakil rakyat memberi perhatian lebih kepada kesejahteraan pekerja lapangan seperti kami,” katanya.
Sementara itu, Mukhlis, Ketua LPMK Gunungsari, menyampaikan aspirasi mengenai sengketa lahan antara warga dan Pertamina di tiga kecamatan — Wonokromo, Dukuh Pakis, dan Sawahan.
“Warga kami sudah puluhan tahun menempati dan membayar pajak, tapi tiba-tiba tanahnya diklaim sepihak. BPN bahkan memblokir proses balik nama hanya karena selembar surat egendom yang seharusnya sudah tidak berlaku,” tegasnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menyatakan siap memfasilitasi penyelesaian sengketa tersebut melalui DPR RI.
“Ini bukan pertama kali saya menemui warga yang tanahnya diklaim Pertamina. Ada dua egendom, 1278 dan 1305, yang mencakup sekitar 534 hektare di tiga kecamatan dan lima kelurahan. Sebagian warga sudah tinggal 20–60 tahun dan memiliki sertifikat resmi. Tapi tiba-tiba hak mereka diblokir oleh BPN karena surat dari Pertamina, ini sangat tidak adil,” ungkap Adies.