Minggu, 19 Juli 2026

KPU dan PDIP Sepakat Bangun Komunikasi Politik Sehat Jelang Pemilu 2029

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 00:24 WIB

NAWACITAPOST.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya melanjutkan rangkaian audiensi dengan partai politik peserta Pemilu 2024. Kali ini, giliran DPC PDI Perjuangan Surabaya yang menerima kunjungan jajaran KPU di kantor partai kawasan Surabaya Tengah, Selasa (7/10/2025).

Ketua KPU Surabaya, Suprayitno atau akrab disapa Nano, menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan agenda resmi KPU untuk memperkuat komunikasi politik lintas partai dan mempererat hubungan kelembagaan.

“Selain menjaga kedekatan dengan semua partai, kami juga menampung masukan dari teman-teman partai terkait isu kepemiluan, termasuk soal daerah pemilihan (dapil),” ujar Nano.

Ia menegaskan, pembahasan mengenai dapil saat ini masih bersifat awal karena tahapan resmi penataan dapil belum dimulai oleh KPU RI.

“Untuk kajian dapil masih jauh, nanti ketika tahapan sudah bergulir kami akan lakukan sosialisasi lebih lanjut,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Anas Karno, menyambut baik inisiatif KPU Surabaya yang aktif menjalin komunikasi dengan partai politik. Ia menilai langkah tersebut menjadi ruang yang sehat untuk menyamakan persepsi antar-penyelenggara dan peserta pemilu.

“Kami berharap silaturahmi seperti ini bisa dilakukan secara rutin, misalnya setiap semester, supaya bisa terus bertukar informasi dan menjaga hubungan yang baik,” kata Anas.

Dalam pertemuan tersebut, PDIP Surabaya juga menyampaikan masukan penting terkait potensi penambahan kursi DPRD Surabaya, menyesuaikan dengan jumlah penduduk yang kini telah menembus lebih dari tiga juta jiwa berdasarkan data Dispendukcapil dan BPS Kota Surabaya.

“Kalau sudah tiga juta penduduk, mestinya jumlah kursi di DPRD sebanding dengan jumlah warga agar representasinya adil,” tegas Anas.

Menanggapi hal itu, KPU Surabaya mencatat usulan PDIP sebagai bahan awal dalam penyusunan kajian internal yang nantinya akan disampaikan ke tingkat provinsi dan pusat.

“Semua masih dalam proses penggodokan, dan kami terbuka menerima pandangan dari partai politik maupun akademisi,” tutur Nano.

KPU menegaskan, seluruh audiensi dengan partai politik di Kota Surabaya bertujuan untuk membangun komunikasi dua arah serta menghimpun perspektif berbagai pihak sebelum memasuki tahapan resmi Pemilu 2029.
Dengan meningkatnya jumlah penduduk dan dinamika politik di kota metropolitan ini, isu penataan dapil dan penambahan kursi legislatif diperkirakan akan menjadi agenda strategis yang memerlukan kajian matang lintas lembaga. ***

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini