Minggu, 19 Juli 2026

Tahun Baru Islam, Budi Leksono: Momentum Introspeksi, Penguatan Kebersamaan dan Marwah Partai

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Kamis, 26 Juni 2025 | 23:29 WIB
Budi Leksono, Wakil Ketua Bidang Kerohanian dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya (Nawi)
Budi Leksono, Wakil Ketua Bidang Kerohanian dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Memasuki tahun baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Budi Leksono, Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, menyerukan pentingnya momentum ini sebagai ajang introspeksi dan penguatan nilai-nilai kebersamaan, baik secara spiritual maupun politik.

"Tentunya awal tahun muharram ini kita instropeksi diri, muhasabah. Momentum ini menjadi saat yang tepat untuk mengevaluasi perjalanan kita sebelumnya," ujar Budi saat menghadiri peringatan Muharram di DPC PDI Perjuangan kota Surabaya, Kamis (26/6/2025) malam.

Buleks sapaan Budi Leksono menegaskan bahwa Muharram bukan sekadar perayaan seremonial, namun juga sebagai waktu pembuka lembaran baru, baik dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun perjuangan partai.

Baca Juga: Satgas PDIP Surabaya gelar Konsolidasi Amankan Kebijakan Partai

"Dengan evaluasi dan introspeksi diri itu, ke depan kita harus lebih kompak, lebih sinergi, lebih baik dalam segala hal. Termasuk amal ibadah, tingkah laku, dan cara kita berinteraksi," lanjut anggota komisi B DPRD Surabaya ini.

Ia juga mengapresiasi kegiatan yang melibatkan unsur DPC, PAC, dan seluruh elemen partai dalam suasana kebersamaan yang kuat. Budi menyebut momen ini mencerminkan nilai keguyuban dan spirit gotong royong yang menjadi akar kekuatan PDI Perjuangan.

Dalam konteks keagamaan, Budi mengajak semua pihak untuk meningkatkan kualitas spiritual dan amal sosial, termasuk sedekah dan membantu sesama. Namun dalam konteks kepartaian, ia menekankan pentingnya soliditas dan loyalitas terhadap garis perjuangan partai.

Baca Juga: Haul Bung Karno di Surabaya, Yordan ajak masyarakat melanjutkan Perjuangan dengan Kesetiaan dan Jiwa Pengabdian

"Apapun yang terjadi, kita harus tunduk pada aturan partai. Jangan sampai perbedaan kepentingan justru merusak marwah PDI Perjuangan. Politik itu harus dijalani dengan nyaman dan kondusif," tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader untuk turun langsung ke masyarakat, hadir dan menjadi jembatan dalam menyampaikan serta memperjuangkan aspirasi rakyat.

"Kami di Dewan juga terus mengawal program-program pemerintah kota. Kami berkomitmen untuk membantu warga dan hadir di tengah masyarakat. Itu bagian dari cita-cita besar PDI Perjuangan," ungkap Budi.

Baca Juga: Aksi Nyata Bulan Bung Karno, Relawan Buleks’99 Tebar Ratusan Nasi Kotak

Sebagai penutup, Budi Leksono menyampaikan harapannya agar semangat tahun baru Islam ini bisa terus memotivasi seluruh elemen partai untuk memperkuat kerja-kerja kerakyatan dan menjaga kekompakan demi masa depan Surabaya yang lebih baik. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini