Minggu, 19 Juli 2026

Promeg’96 Jatim Ramaikan Haul Bung Karno ke-55 di Blitar

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 09:30 WIB

NAWACITAPOST.COM – Dalam rangka memperingati Haul Bung Karno ke-55, ratusan kader dan simpatisan Promeg’96 Jawa Timur menggelar ziarah kebangsaan di Makam Bung Karno, Blitar, Jumat (20/6/2025). Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan terhadap bapak bangsa dan upaya menyalakan kembali api perjuangan ideologi nasional yang diwariskannya.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Promeg’96 Jatim, Agus Patminto, tiba di kompleks pemakaman dengan mengenakan seragam merah hitam khas perjuangan. Mereka melakukan doa bersama, tabur bunga, dan pembacaan refleksi ajaran Bung Karno.

“Ziarah ini bukan hanya tradisi tahunan, tapi bentuk konkret dari komitmen ideologis kami. Promeg’96 hadir untuk menjaga dan merawat api perjuangan Bung Karno, bukan sekadar mengenang abunya,” tegas Agus Patminto di sela kegiatan.

Baca Juga: Hari Setyawan, Pelaku Promeg Sebenar-benarnya

Dalam pernyataannya, Agus menegaskan bahwa semangat Bung Karno harus terus dihidupkan di tengah generasi muda yang semakin jauh dari nilai-nilai kebangsaan. Apalagi di tengah tantangan zaman dan derasnya arus pragmatisme politik.

“Bung Karno mengajarkan kita tentang revolusi mental, tentang bagaimana menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri. Hari ini, bangsa ini butuh lebih banyak Soekarno kecil yang berani berpikir besar dan bekerja untuk rakyat,” ujarnya lantang.

Ia juga menyampaikan bahwa Promeg’96 sebagai bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan, berkomitmen menjaga nilai-nilai kerakyatan, keadilan sosial, dan kebhinekaan sebagaimana digariskan dalam ajaran Marhaenisme.

Baca Juga: Promeg'96 Tantang Budi Arie Debat Terbuka soal Dugaan Judol dan Framing ke PDIP

Menurut Agus, Haul Bung Karno bukan sekadar acara seremonial. Lebih dari itu, ziarah ini adalah ruang untuk menyegarkan ingatan kolektif bangsa tentang arti kemerdekaan dan perjuangan.

“Di Blitar ini, tempat beliau beristirahat terakhir, kita diingatkan bahwa kemerdekaan itu diperjuangkan, bukan diwariskan. Dan tugas kita sekarang adalah memastikan nilai-nilai perjuangan itu tidak hilang ditelan zaman,” ujar Agus dengan penuh semangat.

Ia pun mengajak seluruh kader Promeg’96 dan generasi muda Indonesia untuk tidak melupakan sejarah, sebagaimana pesan Bung Karno: “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah!”.

Baca Juga: Gruduk Kantor PDIP Surabaya, Promeg’96 Tuntut Pembenahan Total

Promeg’96 juga menyatakan akan terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai daerah untuk membumikan kembali ajaran Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami tidak akan berhenti hanya di ziarah ini. Kami akan terus bergerak, mengedukasi, dan mengorganisir masyarakat, agar ideologi Bung Karno menjadi kekuatan utama membangun Indonesia yang adil dan berdaulat,” tutup Agus. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini