pemilu

Tok, Tok, Tok, Prabowo-Gibran Menang di Riau, Alfa Syahputra: Bentuk Kecintaan Masyarakat

Jumat, 15 Maret 2024 | 08:24 WIB
Foto Melenilal Rohul Alfa Syahputra, S.M., M.M., C.DMS Yang menilai kemenangan tersebut merupakan bentuk kecintaan masyarakat dengan ketulusan Prabowo kepada bangsa dan negara. (NAWACITAPOST.COM)
 
NAWACITAPOST.COM - Berdasarkan rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara nasional di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu 13/03/2024 pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menang di Provinsi Riau.
 
Perolehan suara disahkan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU- RI). Milenial Kabupaten Rokan Hulu Alfa Syahputra, S.M., M.M., C.DMS menilai kemenangan tersebut merupakan bentuk kecintaan masyarakat dengan ketulusan Prabowo kepada bangsa dan negara.
 
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari mengatakan jumlah penggunaan surat suara pemilu presiden dan wakil presiden sudah cocok dengan jumlah pemilih yang hadir ke tempat pemungutan suara (TPS) serta jumlah suara sah dan tidak sah, yakni sebanyak 3.748.930 lembar.
 
"Di Provinsi Riau, dapat kita sahkan ya, Bismillah sah," kata Hasyim saat rapat pleno tersebut.
 
Ketua KPU Provinsi Riau Rusidi Rusdan mengungkapkan bahwa pasangan Anies-Muhaimin memperoleh sebanyak 1.400.093 suara, pasangan Prabowo-Gibran 1.931.113 suara, dan pasangan Ganjar-Mahfud 357.298 suara.
 
Dia menjelaskan jumlah pemilih yang tercatat pada daftar pemilih tetap (DPT) di Provinsi Riau sebanyak 4.732.174 orang. Dari angka DPT tersebut, jumlah yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 3.605.524 orang.
 
 
Kemudian ada sebanyak 45.642 orang yang menggunakan hak pilihnya dari daftar pemilih tambahan (DPTb) dan ada 97.764 orang yang menggunakan hak pilihnya dari daftar pemilih khusus (DPK).
 
"Jumlah pengguna hak pilih, laki-laki 1.851.430 orang, perempuan 1.897.500 orang, jumlah total 3.748.930 orang," papar Rusidi.
 
Milenial Kabupaten Rokan Hulu Alfa Syahputra, S.M., M.M., C.DMS saat di konfirmasi mengatakan, kemenangan  paslon 02 Prabowo-Gibran merupakan bentuk kecintaan masyarakat terhadap Prabowo, sejak pilres 2014 sampai 2024 ini,Prabowo berpasangan dengan siapapun tetap menang di Riau. 
 
 
Lanjutnya, di tahun 2014 lalu pasangan Prabowo-Hatta meraih 1.349.388 suara atau meraih sekitar 50,12 persen. Sedangkan Jokowi-JK meraih suara 1.342.807 atau meraih 49,88 persen. 
 
Di Pilpres 2019  Jokowi mendapat suara sekitar 1.200.000 suara. Sedangkan Prabowo-Sandi mendapat 1.900.000 suara, jika dihitung keduanya selisih 726.574 suara.
 
"Sama halnya kampanye Prabowo ke Riau pada tahun 2024 ini lebih banyak antusias masyarakat yang hadir daripada 2019 yang lalu. 2019 itu saya hadir kampanye Prabowo di Gelanggang Remaja Pekanbaru, waktu itu saya datang atas dasar politik agama, namun 2024 ini saya mendukung prabowo bukan membawa agama lagi tapi atas dasar melihat dari tulusnya Prabowo kepada rakyat Indonesia dan bangsa ini". sebut Alfa Milenial Inspirasi asal Kepenuhan," kata Alfa Syahputra melalui pesan WhatsAppnya, Jum'at (15/3) terima nawacitapost.com.
 
 
Masih Putra Luhak Kepenuhan, sekarang terjawab sudah walaupun di Riau buah bibirnya Anies, memang mendukung paslon 02 kita harus siap di kritik dan di hujat se akan- akan Anies- Muhaimin nomor urut 01 diatas angin tapi dibalik itu semua, ternyata pada 14 Februari  pilihannya Prabowo- Gibran. 
 
"Mudah-mudahan di Provinsi yang lain Prabowo-Gibran juga unggul sehingga bisa menang 1 putaran," tandanya.
 
Melenial Rokan Hulu mengajak untuk mengawal proses pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat nasional yang masih terus berlangsung di KPU RI.
 
 
"Saya juga mengajak mari kita kawal proses pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat nasional. Kita hindari perpecahan, mudahan tidak ada lagi yang teriak curang dan tetap kita hargai tim paslon lain yang ingin berjuang untuk kemenangannya,"tutur Alfa.
 
Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.
 
Untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, diikuti tiga pasangan yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.
 
 
Kemudian pada pemilu legislatif diikuti 18 partai politik nasional yakni (sesuai dengan nomor urut) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Buruh, dan Partai Gelora Indonesia.
 
Berikutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Ummat.
 
Selain itu, terdapat enam partai politik lokal sebagai peserta yakni Partai Nanggroe Aceh, Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha'at dan Taqwa, Partai Darul Aceh, Partai Aceh, Partai Adil Sejahtera Aceh, dan Partai Soliditas Independen Rakyat Aceh.
 
Seturut Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari sampai dengan 20 Maret 2024.

Tags

Terkini

KPU SURABAYA AJAK WARGA MENCOBLOS DI PILKADA 2024

Minggu, 24 November 2024 | 20:09 WIB

Bawaslu Surabaya Identifikasi 1.156 TPS Rawan

Minggu, 24 November 2024 | 17:26 WIB