KPU, masih Samuel seakan mempermainkan para Caleg dan Partai yang sudah mengupayakan Pemilu berintegritas sudah mengeluarkan tenaga, pikiran terlebih biaya yang teramat besar.
"Seharusnya KPU juga bertanggung jawab terkait psikis para Calon," ungkap Samuel yang mengaku mewakili para Caleg Perindo.
Informasi yang selalu berubah-ubah dan tidak bisa dipertangung jawabkan, menunjukkan ada yang sengaja disembunyikan.
Baca Juga: Meski suara melimpah, Nama-nama Besar ini Terancam tak masuk Senayan
"Jangan salahkan jika masyarakat tidak percaya dan siapapun yang duduk di parlemen bisa dianggap bohong karena hasil suara rekayasa," duga Samuel.
"Jadi harus ada Audit forensik untuk website dan SiRekap KPU. Dan saya sangat berharap DPR segera mengajukan hak Angket untuk membongkar semuanya," tegas Samuel menutup pernyataannya. ***