NAWACITAPOST.COM - Proses real count dari KPU RI telah mengungkap fakta baru mengenai proses Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, terutama terkait nama-nama besar yang mencalonkan diri sebagai wakil rakyat.
Beberapa di antaranya berpotensi gagal lolos ke DPR RI meski berhasil mendapat suara yang cukup banyak. Hal ini disebabkan oleh partai kendaraan mereka yang belum mencapai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.
Ambang batas parlemen merupakan syarat bagi partai politik untuk masuk ke parlemen, dan digunakan untuk menentukan jatah kursi di DPR RI bagi partai dengan perolehan suara minimal 4%.
Baca Juga: Semua Caleg Dukungan MAKI Jatim dan MAKI se Jatim Berhasil Melenggang ke Parlemen
Di antara caleg yang berpotensi gagal masuk Senayan adalah Liliana Tanoesoedibjo, istri ketua umum partai Perindo, yang maju melalui Dapil DKI Jakarta II.
Meskipun berhasil meraih 15.790 suara, tertinggi di antara pesaingnya di Perindo, partai tersebut belum mencapai parliamentary threshold dengan hanya mendapat 2,45%.
Begitu juga putrinya, Angela H. Tanoesoedibjo. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) saat ini sudah memperoleh 17.915 suara dari Dapil Jawa Timur I.
Baca Juga: 10 Anggota DPR dari dapil Jatim 1, Ini Prediksi Nama-namanya!
Selain itu, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, juga menghadapi situasi serupa. Meskipun berhasil meraih jumlah suara tertinggi di Dapil DKI Jakarta III sebesar 41.690 suara, partainya tidak mencapai parliamentary threshold, sehingga terancam tidak lolos ke DPR RI.
Tak hanya Liliana dan Grace, caleg lain dari PSI seperti Ade Armando dan Faldo Maldini juga mengalami dilema serupa.
Pada data terbaru, Ade Armando memimpin perolehan suara PSI di Dapil DKI Jakarta II dengan 26.532 suara, sementara Faldo Maldini mengumpulkan 17.747 suara di Dapil DKI Jakarta I. ***