Baca Juga: Kampanye Sehat, Relawan SIBER: Probolinggo 60 persen untuk Ganjar-Mahfud
Sesuai apa yang pernah dikatakan oleh Kyai Haji Ma'ruf Amin wakil presiden kita yang sekarang masih menjabat bahwa, Ketika suatu negara mayoritas penduduknya Islam itu sulit maju, karena berfikir nya konservatif, fundamental, dogmatis, dan anti kritik. "Itu wajar diucapkan beliau karena pandangan dan keilmuan agamanya yang begitu luas dan tinggi," sebut Petrus.
"Banyak yang sudah memberikan auto kritik untuk mendewasakan umat Islam. Kita bersyukur bahwa di Indonesia meskipun penduduk yang mayoritas islam ternyata pemikirannya lebih cenderung ke moderat daripada fanatik," katanya.
Kembangkan pikiran kalian untuk mengejar kemajuan-kemajuan. Lihatlah juga di beberapa negara Arab yang maju, disana pendidikan agama di perguruan-perguruan tingginya sudah ditutup, tidak menyelenggarakan lagi prodi-prodi agama seperti yang ditulis oleh Sumanto Al qurtuby orang Indonesia menjadi dosen di Al-Azhar.
"Sekali lagi itu potensi bahaya di paslon 1," Sebut Petrus kembali.
Baca Juga: Bahas Strategi Kemenangan, Team RGM Koordinasi bersama TPN Ganjar Mahfud
Yang harus diperhatikan juga, tokoh-tokoh di belakang kekuatan ekonomi Anies adalah dari NasDem Surya Paloh yang banyak disebut sebagai kapitalis ekonom.
Seandainya nanti Anies dan Muhaimin terpilih, pasti dominasi kebijakan kebijakan ekonomi akan banyak intervensi oleh pihak Surya Paloh.
Meski pak Anies adalah seorang yang intelektual tapi karena ini politik praktis dan membutuhkan dukungan. Fatalnya, Anies dan Muhaimin menanda tangani pakta integritas dengan para ulama yang dikenal digaris kanan.
Yang bahaya ada dibutir 4 dan 13. Di butir 4, disitu pak Anies sebagai calon presiden dan cak Imin sebagai calon wakil harus menghormati posisi ulama dan harus taat pada pendapat ulama mereka.
"Ini kesannya mendikte, negara Indonesia ini berdasarkan Pancasila bukan berdasar agama, kok bisa ulama diatas presiden," Tegas Petrus.
"Presiden adalah kepala negara dan kepala pemerintahan di Indonesia, ndak perlu didikte termasuk oleh para ulama," Katanya.
Baca Juga: SIBER Ganjar-Mahfud Ajak Masyarakat Mojokerto Senam Bersama
Nah ancamannya, kata Petrus ada dibutir 13, kalau mereka nggak taat dan nggak patuh kepada poin-poin 13 maka harus mundur dari jabatannya.