NAWACITAPOST.COM — Memasuki musim hujan, para pemilik kendaraan listrik (electric vehicle) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam merawat armada kesayangannya.
Meski pabrikan telah melengkapi mobil listrik dengan standar keamanan tinggi serta sistem kedap air yang ketat, paparan air hujan yang bersifat asam dan ancaman banjir tetap menyimpan potensi bahaya bagi kelangsungan modul elektronik serta baterai bertegangan tinggi.
Rangkaian perawatan mendalam sangat krusial agar komponen mekanis maupun sistem kelistrikan kendaraan tetap awet dan bekerja optimal di tengah cuaca ekstrem.
Langkah awal yang tidak boleh diabaikan adalah pemeliharaan bodi dan eksterior. Air hujan yang dibiarkan mengering di permukaan bodi berisiko memicu timbulnya jamur kaca, noda kusam, hingga korosi pada panel logam.
Pemilik kendaraan disarankan segera membilas seluruh bodi mobil dengan air bersih sesaat setelah menerjang hujan deras, lalu mengeringkannya memakai kain mikrofiber lembut.
Kerapatan karet perapat pada pintu, kaca, dan kap kompartemen juga wajib diperiksa berkala untuk mencegah rembesan air. Selain itu, pastikan karet wiper tetap elastis demi menjaga visibilitas pengemudi.
Sektor kelistrikan dan port pengisian daya menuntut perhatian ekstra. Walau baterai dan motor penggerak utama memiliki proteksi khusus, charging port dan kabel pengisi daya harus selalu bersih dari debu, lumpur, serta kelembapan.
Area penutup port wajib dikeringkan sebelum pengisian daya dilakukan. Pengguna sangat dilarang mengisi daya baterai di area terbuka yang terpapar hujan deras secara langsung demi menghindari risiko bahaya kelistrikan.
Perhatian tak kalah vital tertuju pada sektor kaki-kaki dan pengereman. Jalanan basah yang licin dapat memperbesar risiko aquaplaning, sehingga pemeriksaan tekanan angin dan kedalaman alur ban menjadi hal mendasar.
Mobil listrik memang memanfaatkan fitur pengereman regeneratif yang menyalurkan daya kembali ke baterai, namun piringan dan kampas rem hidrolik tetap rentan berkarat akibat endapan lumpur.
Suzuki mengingatkan kepada pengguna kendaraan untuk selalu memeriksa ketebalan kampas rem, kondisi sistem hidrolik, serta fungsionalitas komponen keselamatan pendukung agar kendaraan senantiasa responsif dan aman dikendarai di atas permukaan jalan yang licin.
Terakhir, pembersihan area bawah atau kolong mobil seusai melewati jalanan berlumpur harus dilakukan secara hati-hati.
Hindari penggunaan semprotan air bertekanan terlalu tinggi secara langsung ke arah modul elektronik, rangkaian kabel arus searah bertegangan tinggi, dan penutup pak baterai utama guna mencegah kerusakan pelindung kedap air.
Pemeriksaan rutin di bengkel resmi terpercaya tetap menjadi fondasi utama untuk memastikan seluruh modul kontrol dan sistem kelistrikan berada dalam kondisi prima.
Artikel Terkait
Sesak Berbulan-bulan, Warga Palembang Soroti Penanganan Kabut Asap Karhutla oleh Pemerintah
Jangan Cuma Gaya, Perhatikan 5 Hal Ini Menurut Pakar Saat Memilih Helm
Buntut Skandal Fasilitas Mewah, Kepala Lapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Resmi Dipecat!
Skandal Lapas Mewah Cibinong Terbongkar, Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Dicabut Imipas!
Gagalkan Penyelundupan Jalur Laut Malaysia, Bea Cukai Bengkalis dan Kanwil Riau Sita 28,3 Kg Sabu