Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Mantan Petinju Asal Jombang Pernah Membawa Nama Jatim di Kejurnas, Kini Hanya Jualan Kopi di Halte Bus

Photo Author
Teguh Nawacita, Nawacita Post
- Rabu, 17 Juli 2024 | 12:42 WIB
Sugeng mantan petinju asal jombang  yang kini jualan kopi di halte bus (foto: teguh/nawacitapost)
Sugeng mantan petinju asal jombang yang kini jualan kopi di halte bus (foto: teguh/nawacitapost)

NAWACITAPOST.COM - Mantan atlit cabang olah raga tinju yang pernah membawa nama Jatim di kejurnas nasib nya kini hanya berjualan kopi di sebuah halte bus.

Dia adalah Sugeng (58) seorang mantan petinju asli Jombang yang sering mendapatkan medali pada ajang kejuaraan tinju.

Masa kejayaan Sugeng pada Tahun 1986 - 1987 dimana ia pernah memperoleh 3 medali dan membawa nama Provinsi Jawa Timur pada Kejurnas (Kejuaraan Nasional) cabang olahraga tinju.

Baca Juga: Jalin Sinergitas, TNI - Polri di Jombang Gelar Olah Raga Bersama

“Tahun 1987 saya sudah mewakili Jawa Timur (Jatim) untuk mengikuti kejuaraan tinju tingkat nasional, Kejuaraan Nasional (Kejurnas),” kata Sugeng saat diwawancarai di lokasi jualan kopinya, Rabu (17/7/2024).

Sugeng Tinju sapaan akrabnya, mengawali karirnya di Sasana tinju Amphibi Surabaya binaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL).

“Saya dulu ikut Sasana Amphibi Surabaya, ke Kejurnas mewakili Jatim melalui Sasana Amphibi yang dibentuk oleh Angkatan Laut (AL) jamannya Pak Letkol Hartanto Tahun 1987,” ujarnya.

Baca Juga: Meriahkan Peringatan HBP Ke-60, Kakanwil Kemenkumham Sumut Buka Pertandingan Olah Raga POP

Pria tiga anak ini tinggal di Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Beberapa piagam kejuaraan yang ia peroleh sampai saat ini masih tersimpan dirumahnya, baik pada kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.

“Mewakili Amphibi di 507 saya dapat juara 1, di Tulungagung saya mewakili Surabaya saya juara 2 dan di Kapolres Cup Tuban saya juara 3, terakhir naik ring Tahun 1987. Saat Kejurnas saya belum dapat juara saat itu,” jelasnya.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual kopi motor di halte bus ini setiap harinya masih melakukan olahraga tinju dirumahnya. Ia juga masih bisa melatih generasi muda yang cinta terhadap olahraga tinju. Ia juga membuka ruang kepada siapapun untuk diskusi mengenai pengalaman tinju.

Baca Juga: Pelepasan Balon Warnai Pembukaan Pekan Olah Raga HDKD dan HUT RI Ke-78 Di Rutan Cipinang Kanwil Kemnekumham DKI Jakarta 

“Masih bisa untuk sekedar melatih kalau untuk main sudah tidak karena fisik sudah menurun,” ungkap dia.

Sugeng saat memilih berjualan kopi untuk menghidupi keluarganya, terlebih masih ada anak putrinya yang duduk di bangku SMK.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini