NAWACITAPOST.COM - Seluruh calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) hasil pemilu 2024 yang jadi sudah lega, karena baru saja dilantik. Bagi yang sudah pernah jadi, anggap saja perpanjangan kontrak kerja. Namun bagi yang pertama jadi perasaan senang, bingung atau bahkan seperti masuk hutan belantara tanpa membawa kompas, semua boleh membayangkan.
Menjadi pejabat publik seperti anggota DPRD sebenarnya bukan sesuatu yang mudah, karena memang harus memiliki kompetensi. Anggota DPRD akan membahas sejumlah masalah rakyat, harus mengelola anggaran triliunan dan harus rela menjadi orang mampu menyelesaikan masalah rakyat.
Baca Juga: Ingin Menggunakan Caleg Jadi Dalam Memenangkan Calon di Pilkada, Ini yang Harus Diperhatikan
Maka bagi anda yang menjadi anggota DPRD, ada beberapa hal yang perlu anda pahami, agar menjadi Anggota DPRD yang sesungguhnya dan bermanfaat bagi rakyat, antara lain sebagai berikut:
Makna Filosofis Anggota DPRD
- Jabatan dan kekuasaan adalah amanah yang diberikan Allah SWT kepada manusia, suatu saat pemberian itu akan diambil kembali.
- Menjadi anggota DPRD sama dengan memperjuangkan agama Allah, karena apa yang dibawa dan dikerjakan untuk kemaslahatan umat.
- Memahami dengan sepenuh hati, bahwa amanah Allah tersebut nanti akan kita pertanggungjawabkan dihadapannya.
- Menata niat dengan baik untuk memperjuangkan agama Allah, biar semua yang kita lakukan menjadi catatan amal yang baik.
- Memahami setiap perjuangan pasti ada tantangan dan resiko, namun kita tetap berjuang untuk kemaslahatan umat.
- Karena kewajiban, maka kesungguhan dan kerja keras harus dilakukan, agar sesuai dengan gaji dan tunjangan yang kita dapatkan.
- Memperjuangkan kepentingan rakyat dan membantu memberikan solusi pada permasalahan rakyat yang menyangkut pemerintahan adalah sebuah kewajiban mutlak sebagaimana amanat Undang-undang (UU).
Baca Juga: Mengambil Hikmah Perjuangan Kader NU Ketika Di PPP
Makna Strategis Anggota DPRD
- UU telah mengamanatkan bahwa, anggota DPRD dipilih oleh rakyat melalui pemilu secara langsung, maka legitimasinya sangat kuat.
- Anggota DPRD mewakili rakyat di seluruh aspek kehidupan sosial politik dan masyarakat. Maka harus mengerti, memahami, menjiwai dan mengerti apa yang terjadi di masyarakat, apa yang diinginkan masyarakat dan apa yang menjadi masalah rakyat.
- Sebagai wakil rakyat Anggota DPRD memiliki kewajiban untuk ikut serta menentukan anggaran dan membangun infrastruktur yang menjadi kebutuhan rakyat.
- Memiliki hak dan kewajiban untuk melakukan pengawasan dalam bidang keuangan, pelayanan publik dan pelaksanaan pembangunan.
- UU melindungi apa yang dilakukan anggota DPRD dalam memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakilinya.
- Apa yang di katakan anggota DPRD ketika melaksanakan tugas dan fungsinya, tidak bisa dituntut di pengadilan.
Baca Juga: Dibalik Kisruh PBNU dan PKB, Gus Dur Tetap Istimewa di Hati Rakyat Indonesia
Anggota DPRD yang Ideal
- Memiliki pendidikan dan kompetensi yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (lulusan FISIP, Ekonomi, Kebijakan Publik, Pertanian dll).
- Mengetahui banyak hal walaupun hanya sedikit-sedikit.
- Memiliki keberanian dan kecakapan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
- Menguasai bidang yang menjadi tugas dan fungsinya.
- Mau terjun langsung ke masyarakat dan menyelesaikan masalah yang terjadi.
- Berani mengambil resiko dalam memperjuangkan dan menyelesaikan masalah di masyarakat.
- Memiliki empati, peka dan peduli terhadap keluhan masyarakat.
- Siap 24 jam untuk melayani masyarakat.
Baca Juga: Makna Strategis Elektabilitas Dalam Pilkada Tahun 2024
Sebuah catatan sederhana yang mungkin bisa sebagai guiden untuk menjadi seorang anggota DPRD yang ideal. Jika para anggota DPRD memahami semua catatan tersebut, pasti rakyat akan sejahtera, karena hakikatnya anggota DPRD adalah pelayan rakyat. Selamat mengabdi untuk ibu pertiwi, jasamu akan di kenang sepanjang masa.
Nganjuk, 2 September 2024
Penulis HM Basori M.Si
Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, Consulting, and Advocacy