news

SAH : Veteran Wajib Diberi Kemudahan

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 21:39 WIB
Surabaya NAWACITAPOST - Perjuangan dalam perebutan kemerdekaan RI tak bisa dilepaskan dari para Veteran, begitu pula saat mempertahankannya. Maka dari itu, sudah sepatutnyalah kita sebagai generasi penerus bangsa menghargai jasa-jasa beliau yang telah mempertaruhkan nyawanya demi kemerdekaan ini.

Di peringatan hari lahir Veteran yang ke-71 sekaligus HUT Kemerdekaan RI ke -75, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) DPC Kota Surabaya menyelenggarakan tasyukuran sekaligus mengenang kisah-kisah perjuangan yang dulu pernah dialaminya.

Ketua DPC LVRI kota Surabaya, Brigjen (Purn) Subagyo Rahmad di awal sambutannya menjelaskan definisi Veteran adalah pejuang yang pernah bertempur dengan tentara asing dan saat ini masih hidup. Oleh karena itu, setiap tiga bulan sekali diadakan silaturahmi untuk saling berkabar bahwa dirinya masih hidup.

"Hari ini, saya merasakan kebahagiaan yang mendalam dapat berkumpul bersama para Veteran dan Piveri. Karena beberapa bulan ini tidak bisa bertatap muka langsung akibat wabah Covid-19," ujarnya Jendral Marinir ini. Sabtu (22/8/20)



Dalam ungkapan syukurnya, Subagyo mengungkapkan bahwa selain peringatan HUT Veteran dan Kemerdekaan RI, acara ini dikemas juga sebagai peringatan Idul Adha yang mengandung makna-makna pengorbanan.

Kepada generasi muda Subagyo berpesan, selain harus pandai dalam teknologi, juga wajib ditekankan jiwa Patriotik dan Nasionalisme, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur perjuangan kemerdekaan oleh pahlawan yang sudah gugur dimedan perang demi mepertahankan Harkat dan Martabat rakyat Indonesia.

Hadir sebagai undangan, Siti Anggraenie Hapsarie mengaku terharu dapat turut merayakan Kemerdekaan RI bersama para Veteran dan Piveri.

-


"Sebenarnya saya ingin hadir memakai seragam Veteran, supaya didada saya juga terpatri jiwa patriotisme dan nasionalisme seperti para Veteran," ujar ketua Ikatan Notaris Indonesia wilayah Jawa Timur ini.

SAH sebutannya juga mengaku,
sebenarnya tugas generasi saat ini lebih ringan yaitu hanya mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu kita khususnya para Pahlawan yang telah gugur.

"Saat ini, Peranan Veteran tetap kita butuhkan. Veteran adalah pelaku sejarah yang tak akan bisa diregenerasi, kecuali nanti ada perang fisik hingga melahirkan Pahlawan-Pahlawan kembali," paparnya.

-


Kepada Pemerintah, SAH berharap para Veteran diberikan ruang dan kemudahan sebagai bentuk penghargaan, baik dalam hal hunian, kecukupan pangan, serta pelayanan kesehatan yang baik.

Sebagai Notaris yang faham akan pertanahan, Ia merasa prihatin bahwa selama ini LVRI Surabaya belum memiliki gedung sendiri dan masih dipinjami oleh Dinas Sosial.

Kedepan, SAH berjanji akan membantu semaksimal mungkin agar Veteran melalui lembaga LVRI dapat memiliki tempat sendiri khususnya, terutama dalam pesertifikatan sesuai dengan bidangnya.

Dalam kesempatan itu, SAH juga menyinggung tentang pentingnya perkembangan teknologi, namun harus diimbangi dengan pembelajaran mendalam tentang patriotis dan Nasionalisme.

SAH juga berharap, silaturahmi bersama para pelaku sejarah sesering mungkin dapat diadakan sehingga dapat menjadi refleksi dan memperkokoh jiwa Patriotisme kita.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Komunitas sosial Lions Club Surabaya Millenium distrik 307. (BNW)

Terkini