Senin, 29 Juni 2026

Wako Irsan Hadiri Peluncuran Program Bantuan Presiden Untuk Usaha Mikro di Bank BRI KC Padangsidimpuan

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:28 WIB
Padangsidimpuan, NAWACITAPOST.com- Bank BRI KC Padangsidimpuan luncurkan program bantuan presiden produktif untuk usaha mikro. Berperan sentral sebagai penopang perekonomian daerah sektor UMKM mendapatkan bantuan stimulus. Bantuan ini dikemas dalam bentuk bantuan presiden darurat dengan dana Rp 2,4 juta kepada setiap UMKM, Kamis (27/08/20).

Walikota Irsan Efendi berharap bantuan presiden dalam bentuk hibah ini nanti kiranya dapat dipergunakan mengembangkan usaha dengan harapan kedepannya dapat menambah lapangan pekerjaan dan bantuan ini tidak digunakan untuk keperluan yang bersifat konsumtif tetapi untuk keperluan yang produktif.
Baca Juga : Diresnarkoba Polda Kalbar Musnahkan Barang Bukti Narkoba 852,45 Gram

“Saya ingin bantuan presiden ini benar benar dapat mendorong perekonomian di kota padangsidimpuan dan saya percaya UMKM yang telah di bina oleh bank BRI ini telah terukur secara baik,” ungkap Walikota.

Dinas Perdagangan Kota Padangsidimpuan sendiri telah mengajukan sebanyak 2.900 pelaku Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti program dana hibah modal kerja dari pemerintah.



Pengajuan 2.900 pelaku UMKM asal Padangsidimpuan tersebut diusulkan menerima bantuan dana hibah modal kerja melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), kata Kepala Kepala Dinas Perdagangan Kota padangsidimpuan Ridwan Pasaribu di KC BRI Padangsidimpuan.

Sementara itu Kepala cabang BRI Padangsidimpuan Winoto berharap dengan penyaluran banpres ini UMKM di Kota Padangsidimpuan dapat berkembang yang nantinya menjadi cikal bakal daripada usaha usaha yang lain dapat mendorong perekonomian di kota padangsidimpuan. (Yarman)

(Humas Pemko Padangsidimpuan)

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini