NAWACITApost.com – Selain mertua Presiden Jokowi pernah lama bertugas sebagai pendidik di bumi Cendrawasih, dan istrinya bernama Iriana. Kecintaan Jokowi ke tanah Papua sudah tertanam dalam, sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di republik ini.
-
Kecintaan itu dilakukan bukan hanya dengan membaca sambutan tertulis dan tak tertulis, yang disuarakan di panggung publik eksekutif dan legislatif.
Melainkan dieksekusi melalui pembangunan infrastruktur (jembatan, jalan, bangunan, bendungan, pelabuhan, bandar udara dan lain-lain) serta SDM di bumi Cenrdrawasih.
-
Lewat sebuah pernyataan singkat Presiden Jokowi menyampaikan tentang Papua, ketika duduk di sebuah perahu saatvmelihat hasil pembangunan salah satu jembatan yang telah selesai dibangun membentang panjang di atas sebuah sungai. “Karena Papua ada Indonesia, karena kita adalah satu saudara. matahari selalu terbit dari Timur dan Papua adalah cahaya di Timur Indonesia.”
Warga asli Papua menyambut kedatangan Jokowi dengan gembira dan hati senang. Seperti disampaikan seorang bapak yang warga Aslli Papua asal Suku Asmat. “Seorang presiden kepala negara yang bisa datang ke Asmat yang keadaannya sangat terbatas, tetapi begitu hebat seorang bung Insinyur Haji Joko Widodo sebagai presiden Republik Indonesia yang ke-7, memang benar-benar menjadi idola kami orang Asmat lebih khusus. Jokowi seorang presiden yang memang merakyat, dia sangat merakyat, apabila turun ke daerah-daerah selalu menyesuaikan situasi kondisi setempat.”
Yang jelas dan pastis elain BBM satu harga diterapkan di Papua harganya sama dengan daerah lainnya di Indonesia, Freeport kini saham terbesarnya dikuasai pemerintah Indonesia.
Buat Jokowi, tanah Papua harus maju seperti wilayah lainnya di Indonesia. Papua adalah surga yang jatuh ke bumi, dan Presiden RI ke-7 itu melakukannya. Terbukti walaupun belum semuanya, tetapi bisa dinikmati oleh warga asli Papua disegala bidang.