NAWACITAPOST.COM - Lapas Kelas IIA Sibolga mengikuti secara virtual zoom Pembukaan Layanan Rehabilitasi Tahun 2025 oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, sekaligus memulai pelaksanaan Skrining Napza di Lapas/Rutan/LPKA seluruh Indonesia, Rabu (15/01/2025).
Acara ini menandai dimulainya program rehabilitasi yang bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan penyalahgunaan narkotika.
Salah satu agenda utamanya ialah pelaksanaan skrining napza secara serentak, yang diharapkan menjadi langlah awal dalam mendukung pemulihan warga binaan.
Skrining dilakukan dengan instrumen standar yaitu ASSIST (Alcohol Smoking Subtance Involvement Screening and Test) yang dirancang oleh WHO. Proses tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi riwayat penggunaan zat dan risiko ketergantungan yang mungkin dialami WBP.
Dengan hasil skrining ini Lapas Sibolga nantinya diharapkan dapat merancang program rehabilitasi yang lebih tepat sasaran.
"Kami akan mengawal program ini agar berjalan dengan maksimal, seluruh hasil skrining akan kami laporkan secara berkala sesuai dengan pedoman yang telah diberikan", ujar Kalapas Sibolga Indra Kesuma.
Baca Juga: Wow! Hutang Paylater Warga RI Tembus Rp30, 36 Triliun Per November 2024
Program rehabilitasi ini sejalan dengan komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk menciptakan Pemasyarakatan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
(Humas Lasiga)