nasional

Inspirasi dari Semarang: Snack Emping Jagung Rachma Diborong Wapres Gibran

Kamis, 28 November 2024 | 10:07 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menghadiri pelatihan pemberdayaan perempuan PNM Mekaar di Semarang, Jawa Tengah. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menarik perhatian publik saat menghadiri pelatihan pemberdayaan perempuan di Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan yang bertema penanggulangan stunting yang diadakan oleh PNM Mekaar itu dihadiri 3.000 nasabah.

Pada kesempatan itu, Gibran memborong snack emping jagung milik Rachma Widarti, salah satu peserta pelatihan, sekaligus nasabah PNM Mekaar. Rachma, seorang ibu rumah tangga yang kini sukses menjalankan usaha emping jagung dan catering rumahan, mengaku tak menyangka bahwa produk kecilnya bisa menarik perhatian orang nomor dua di Indonesia.

“Saya tidak menyangka didatangi Pak Gibran dan langsung borong semua snack emping yang saya bawa hari itu. Saya ajak foto juga mau, saya update status jadi banyak yang tanya-tanya jualan saya. Terima kasih Pak,” ungkapnya haru.

Kisah perjuangan Rachma dimulai dari masa sulit ketika pandemi COVID-19 melanda. Perusahaan tempat ia bekerja terpaksa gulung tikar, meninggalkannya tanpa pekerjaan, tanpa pesangon, dan dengan gaji yang tertunggak selama enam bulan.

Baca Juga: Yasonna Laoly Ditunjuk Sebagai Komisaris Utama Siloam International Hospitals  

Tidak ingin menyerah, ia memutuskan memulai usaha kecil-kecilan dengan modal Rp150.000 yang ia dapatkan dari menjual sepeda anaknya. "Saya mulai usaha catering dan camilan ini dari rumah, karena harus bertahan setelah dipecat tanpa pesangon. Modal awal saya sangat kecil, hanya Rp150.000, yang saya dapatkan dari menjual sepeda anak. Saat itu, saya merasa terpuruk, tapi saya harus berjuang demi keluarga," ungkap Rachma

Keputusannya bergabung dengan PNM Mekaar pada tahun 2021 menjadi titik balik penting. Dengan pinjaman awal Rp3 juta, ia mulai memperbesar usahanya. Berkat pembinaan dan dukungan keuangan yang terus meningkat hingga Rp5 juta, Rachma kini mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

"Alhamdulillah, sejak bergabung dengan PNM mekaar, usaha saya semakin dikenal banyak orang. Saya lebih berani menawarkan produk saya dan merambah pasar yang lebih luas. Sekarang saya sudah bisa berjualan dengan modal yang lebih besar,” tambah Rachma.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara semangat pelaku usaha mikro dan dukungan lembaga pembiayaan. Ia juga memuji ketangguhan para ibu rumah tangga seperti Rachma yang mampu mengubah tantangan menjadi peluang.

Baca Juga: Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024: Pramono-Rano Unggul Telak

“Selama Indonesia masih memiliki ibu-ibu yang saling peduli sesama, gigih merajut usaha, tentu bisa membantu memperkuat posisi ekonomi bangsa ini. Di situlah PNM juga berupaya mendukung semangat usaha ibu-ibu dengan memberikan modal bukan hanya finansial, tetapi modal intelektual, dan modal sosial,” terang Arief.

Kisah Rachma adalah bukti nyata bagaimana usaha kecil dapat tumbuh menjadi tulang punggung perekonomian jika didukung dengan tepat. Selain meningkatkan kesejahteraan keluarga, keberhasilan ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

 

Tags

Terkini