nasional

Hashim: Perumahan dan Makan Bergizi Gratis Prabowo Akan Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi  

Kamis, 24 Oktober 2024 | 13:24 WIB
Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, menilai bahwa dua program besar yang diusung Presiden Prabowo Subianto, yakni makan bergizi gratis (MBG) dan pembangunan perumahan, akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia menyatakan keyakinannya bahwa kedua program ini akan terealisasi di bawah Kabinet Merah Putih.

"Saya yakin program makan bergizi dan program perumahan itu akan dilaksanakan,” kata Hashim dikutip Kamis (24/10/2024).

Menurutnya, kebijakan perumahan adalah salah satu penggerak ekonomi yang sudah terbukti di berbagai negara seperti China dan Singapura. Pengusaha Real Estat Indonesia (REI) telah menargetkan pembangunan 3 juta unit rumah per tahun, atau 15 juta unit dalam lima tahun ke depan.

“Mereka targetnya 3 juta unit setahun. 15 juta [unit] untuk 5 tahun. Dan Insyaallah bisa dilanjutkan 10-15 tahun, ini program pro bisnis, pro rakyat, dan bukan benturan, rakyat dan bisnis kita kerja sama ini sesuai dengan Hymne Kadin,” ujarnya.

Baca Juga: Ini Daftar Lengkap 13 Komisi dan Mitra Kerjanya

Hashim juga mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini memiliki rasio pendapatan yang sangat rendah dibandingkan negara lain. Rasio pendapatan Indonesia hanya 12,7%, jauh di bawah standar internasional. Untuk mengatasi hal ini, Prabowo dalam visi Asta Cita menargetkan peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) hingga mencapai 23%.

Dengan adanya program perumahan, Hashim memperkirakan kontribusi sektor ini akan menambah sekitar 1,1% hingga 1,5% terhadap PDB Indonesia. "Ini dari perumahan kami sudah hitung bisa tambah 1,1%—1,5%, perumahan merupakan 14% dari GDP kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hashim mengungkapkan bahwa tiga negara telah menunjukkan minat untuk berinvestasi dalam program perumahan ini, yakni Uni Emirat Arab (UAE), Qatar, dan China. Ketiga negara tersebut siap menjadi sumber pendanaan yang akan mendorong pembangunan perumahan di Indonesia.
“Dana ini kan inflow of investment untuk perumahan, this will stimulate the economy,” kata dia.

Di sisi lain, Hashim juga optimis terhadap target pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kadin sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai dua digit, yakni 10%, lebih tinggi dari target 8% yang disebutkan oleh Prabowo. “Sebenarnya Prabowo bilang 8% itu target minimum. Kami ingin 10%, tapi kalau sebut angka 8% saja sudah banyak yang meremehkan,” ungkap Hashim.

Baca Juga: Program 3 Juta Rumah Akan Dimulai Tahun 2025  

Selain program perumahan, Hashim juga menyoroti pentingnya program makan bergizi gratis (MBG) yang digagas Prabowo. Menurutnya, program ini adalah investasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Program MBG ini dirancang untuk memberikan makanan bergizi bagi sekitar 78 juta anak, termasuk anak sekolah, anak pra-sekolah, serta ibu hamil. “Program ini adalah investasi jangka panjang dalam SDM kita, terutama anak-anak dan ibu-ibu,” ujarnya.

Tags

Terkini