nasional

Survei: 30 Persen PNS Tidak Bekerja Selama WFH, Akibat Gaptek

Senin, 25 Juli 2022 | 16:29 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana menyebut bahwa sekitar 30 persen aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) tidak melakukan pekerjaannya selama pemberlakuan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Baca Juga: Kemendagri Terbitkan Surat Edaran, 50 Persen ASN Boleh WFH

Hal itu didapatinya dari hasil survei yang dilakukan Google kepada PNS dengan sistem 100 persen WFH pada tiga bulan pertama pandemi Covid-19.

Bima merinci, sebanyak 30 persen PNS mengaku bekerja lebih berat selama WFH. Sedangkan, 40 persen lainnya mengatakan beban kerja sama, dan 30 persen memilih untuk tidak menjawab.

"Jadi, dari data itu saja kita tahu, 30 persen ASN nggak ngapa-ngapain," ujarnya dalam Rakornas Kepegawaian 2022 secara virtual, dikutip Minggu (24/7).

Bhima menjelaskan, turunnya produktivitas PNS selama sistem kerja WFH 100 persen tersebut disebabkan oleh minimnya keterampilan dalam penggunaan teknologi digital.

Hal ini diperparah dengan keengganan para PNS untuk meningkatkan keterampilan digital dengan alasan faktor usia.

"Ada yang mengatakan, kami tidak mampu untuk mempelajari (keterampilan) digital, kami sudah tua. Itu mungkin bukan tidak mampu, tapi tidak mau belajar," jelasnya.

Oleh karena itu, Bhima mendorong para PNS di Indonesia agar dapat meningkatkan keterampilan digital untuk mendukung pekerjaan. Sehingga, bisa beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan informasi.

Tags

Terkini