nasional

Kinerja Keuangan Ciputra Development Melesat di Semester I-2024, Laba Bersih Tembus Rp1,02 Triliun

Selasa, 6 Agustus 2024 | 09:26 WIB
Ciputra catat laba bersih sebesar Rp1,02 triliun, pada semester I-2024. (X)

NAWACITAPOST.COM - PT Ciputra Development Tbk (CTRA) kembali menunjukkan performa gemilang di tengah dinamika pasar properti Indonesia. Hingga 30 Juni 2024, emiten properti ini berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp1,02 triliun, melesat 32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp778,99 miliar.

Ini berarti, laba per saham meningkat dari Rp42 menjadi Rp56, sebuah pencapaian yang mengesankan dari perusahaan yang didirikan oleh mendiang Ciputra. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kenaikan penjualan dan pendapatan usaha yang mencapai Rp5,03 triliun, naik 12,78 persen dari Rp4,46 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Mayoritas penjualan berasal dari apartemen, rumah hunian, dan perkantoran yang menyumbang Rp3,90 triliun, meningkat 11,53 persen secara tahunan. Selain itu, pendapatan dari segmen lain seperti pusat niaga, kawasan komersial, hotel, dan lapangan golf juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 16,97 persen, mencapai Rp1,12 triliun.

Namun, tidak semua segi operasional Ciputra Development berjalan tanpa hambatan. Beban pokok penjualan dan beban langsung meningkat menjadi Rp2,58 triliun dari Rp2,36 triliun, sementara beban umum dan administrasi naik menjadi Rp713,01 miliar dari Rp678,04 miliar.

Baca Juga: PDIP Dukung Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi untuk Pilgub Banten 2024

Beban penjualan juga bertambah menjadi Rp209,15 miliar dari Rp178 miliar. Meski demikian, laba kotor perusahaan tetap melonjak dari Rp2,1 triliun menjadi Rp2,44 triliun.

Penghasilan lain-lain menurun dari Rp83,78 miliar menjadi Rp63,69 miliar, tetapi laba usaha tetap melejit menjadi Rp1,58 triliun dari Rp1,33 triliun tahun lalu. Selain itu, bagian laba entitas asosiasi juga naik dari Rp23,66 miliar menjadi Rp33,17 miliar, sedangkan penghasilan keuangan meningkat signifikan dari Rp170,06 miliar menjadi Rp250,43 miliar.

Pada sisi lain, beban keuangan perusahaan naik menjadi Rp585,08 miliar dari Rp562,73 miliar. Total liabilitas juga bertambah dari Rp21,49 triliun menjadi Rp23,08 triliun. Meskipun demikian, total ekuitas perusahaan mengalami peningkatan menjadi Rp23,20 triliun dari Rp22,62 triliun, mencerminkan kekuatan finansial yang solid.

Dengan total aset yang terkumpul sebesar Rp46,28 triliun, naik dari Rp44,11 triliun di akhir tahun lalu, Ciputra Development menunjukkan kinerja yang luar biasa pada semester pertama 2024. Kenaikan laba bersih dan pendapatan usaha yang signifikan, meskipun diiringi peningkatan beban operasional, menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.

Baca Juga: Kepala SMPN 19 Depok Diberhentikan Akibat Kasus Manipulasi Nilai Rapor

Kinerja impresif ini bukan hanya mencerminkan ketangguhan Ciputra Development di tengah persaingan industri properti, tetapi juga menjadi bukti bahwa strategi bisnis yang diterapkan mampu memberikan hasil yang optimal bagi para pemegang saham dan stakeholders lainnya. Dengan pencapaian ini, Ciputra Development siap melanjutkan tren positif dan mempertahankan posisi sebagai salah satu pemain utama di industri properti Indonesia.

 

Tags

Terkini