NAWACITAPOST.COM - PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) melaporkan kinerja keuangan yang mengesankan pada semester I tahun 2024. Perusahaan ini mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 3,26 triliun, meningkat 13 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2,90 triliun.
Peningkatan ini juga tercermin pada laba bruto yang mencapai Rp 1,85 triliun, naik 14 persen dari Rp 1,62 triliun pada periode yang sama tahun lalu. EBITDA perusahaan juga menunjukkan peningkatan, tumbuh 10 persen menjadi Rp 1,79 triliun dibandingkan Rp 1,62 triliun tahun sebelumnya. Laba bersih yang disesuaikan pun melonjak signifikan sebesar 31 persen menjadi Rp 1,35 triliun, dibandingkan Rp 1,03 triliun pada semester I tahun 2023.
Selain itu, recurring revenue perusahaan menembus angka Rp 2,45 triliun, naik 11 persen dari Rp 2,21 triliun tahun lalu. Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan PWON, Minarto Basuki, menjelaskan bahwa peningkatan ini didorong oleh beberapa segmen pendapatan utama.
"Recurring revenue ini terdiri dari pendapatan retail mal sebesar Rp 1,68 triliun, meningkat 10 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,53 triliun. Pendapatan office leasing sebesar Rp 157 miliar naik 2 persen dari Rp 154 miliar, dan pendapatan hospitality sebesar Rp 609 miliar, naik 17 persen dari Rp 522 miliar," rinci Minarto, dikutip Senin (5/8/2024).
Baca Juga: Ketum REI Joko Suranto Ajukan Penambahan Kuota FLPP 2024 kepada Presiden Jokowi
Development revenue perusahaan juga mengalami kenaikan yang signifikan, mencapai Rp 811 miliar, meningkat 18 persen dibandingkan Rp 688 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan segmen, pendapatan terbesar berasal dari retail leasing sebesar 52 persen, diikuti oleh hotel dan serviced apartment 19 persen, office leasing 5 persen, condominium 12 persen, penjualan rumah tapak 11 persen, dan penjualan kantor 1 persen.
Perusahaan juga mencatatkan marketing sales sebesar Rp 770 miliar pada semester I tahun 2024, didorong oleh penjualan unit rumah di township Grand Pakuwon dan Pakuwon City, serta unit apartemen di Pakuwon Bekasi, Pakuwon Mall Surabaya, Eastcoast Mansion Surabaya, dan tower One Icon di Tunjungan Plaza Surabaya. Sebanyak 70 persen dari total marketing sales ini berasal dari program insentif PPNDTP yang masih dijalankan oleh pemerintah sejak kuartal IV tahun 2023.
Komposisi penjualan selama periode ini adalah 54 persen dari landed houses dan 46 persen dari condominium dan office. Dalam hal belanja modal, perusahaan telah mengeluarkan Rp 852 miliar untuk membiayai proyek konstruksi Pakuwon Mall Bekasi, Pakuwon City Mall Surabaya, serta untuk pembelian tanah di Semarang, area Pakuwon City, dan Yogyakarta.
Keberhasilan ini menunjukkan kinerja solid PT Pakuwon Jati Tbk dalam mengoptimalkan portofolio bisnisnya dan terus memberikan kontribusi positif bagi pemegang saham serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.