nasional

TMII Gelar Ruwatan Akbar, Catat Tanggalnya!

Selasa, 4 Juni 2024 | 11:20 WIB
TMII gelar Ruwatan massal. (TMII)

NAWACITAPOST.COM - Museum Pusaka bersama Museum Indonesia akan menggelar Prosesi Ruwatan Akbar pada hari Minggu, 7 Juli 2024. Acara ini akan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 14.00 WIB di Museum Indonesia-Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan terbuka untuk masyarakat umum yang memenuhi kriteria sebagai peserta ruwatan, atau dikenal sebagai Sukerta.

Apa itu Ruwatan?

Ruwatan adalah tradisi penyucian diri yang bertujuan untuk membersihkan seseorang dari sifat buruk atau hal-hal negatif yang ada dalam dirinya. Tradisi ini dipercaya dapat membawa ketenangan, kesejahteraan, dan perlindungan dari bahaya serta malapetaka.

Dalam budaya Jawa, Ruwatan memiliki makna penting sebagai salah satu bentuk upaya penyucian diri dan perlindungan spiritual. Prosesi ini diyakini mampu menghilangkan kesialan atau malapetaka yang mungkin menghampiri seseorang yang dianggap 'Sukerta' atau memiliki kondisi tertentu yang perlu diruwat.

Baca Juga: Viral! Adi Karnadi Jual Kambing Kurban Laris Manis dengan SPG Cantik

Tradisi ini melibatkan berbagai tahapan ritual yang sarat akan simbolisme dan doa-doa untuk kesejahteraan dan keselamatan peserta. Prosesi ini juga merupakan salah satu cara untuk menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur yang sarat akan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti prosesi ini, pendaftaran dibuka mulai 2 Mei 2024 hingga 30 Juni 2024. Pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi Yuni Astuti (0813-1573-7414) atau Sherry Sri Hutami (0818-0252-8490)

TMII melalui Museum Pusaka dan Museum Indonesia, secara rutin mengadakan kegiatan-kegiatan budaya seperti Ruwatan untuk memperkenalkan dan melestarikan warisan leluhur kepada generasi muda. Ruwatan Akbar ini merupakan salah satu wujud nyata upaya tersebut, dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai tradisional dan spiritual kepada masyarakat luas.

Acara ini tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang merasa memerlukan penyucian diri, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih dalam tentang tradisi Ruwatan. Dengan melibatkan berbagai kalangan, diharapkan acara ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan pemahaman lintas budaya yang memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.

 

 

 

Tags

Terkini