Jokowi meminta seluruh kementerian mulai mengalokasikan belanja tahun depan dari sekarang.
Dalam rapat terbatas (ratas), Jokowi mengatakan pada Senin (2/11). Kuartal I 2021 juga harus start dari sekarang, begitu bapak dan ibu terima DIPA, itu bisa langsung ada lelang. Jadi Januari, Februari, Maret, anggaran belanja tidak stagnan. "Jangan sampai, belanja pemerintah pada kuartal IV 2020 sudah bagus namun anjlok lagi pada awal tahun depan. .Kami harapkan kuartal I 2020 ada daya ungkit untuk naik," jelas Jokowi.
Baca Juga : Petugas Lapas Kelas II B Sampit Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Kaleng Cat
Salah satu kegiatan yang paling cepat bisa dilakukan adalah pemberian bantuan sosial (bansos). Penyaluran untuk 2021 harus disiapkan dari sekarang agar bisa langsung diimplementasikan mulai awal Januari 2021. Selain itu, belanja infrastruktur di Kementerian PUPR juga bisa langsung dilakukan pada awal tahun. Kemudian, diikuti oleh kementerian lain. "Mulai disiapkan sekarang, jadi Januari bisa berjalan," sambungnya.
Dia juga memproyeksi ekonomi kuartal III minus lebih dari 3 persen. Angkanya diklaim lebih baik dari realisasi kuartal II 2020 yang minus 5,32 persen. Menurutnya, konsumsi rumah tangga minus sekitar 4 persen. Kemudian, investasi minus hampir 6 persen.