Karopenmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum. Mengatakan bahwa, terkait video viral di medsos yang menyebutkan adanya PA Brimob yang menyamar sebagai mahasiswa dan ditangkap oleh polisi lalu kena pukul personel Sabhara adalah tidak benar.
Baca Juga : Kades Susah Diajak Netral di Pilkada Serentak 2020
" Video viral itu tidak benar," ucap Awi.
Peristiwa tersebut terjadi di Jambi. Awi menjelaskan adanya mahasiswa yang diamankan tersebut berasal dari Universitas Batanghari (Unbari) Jambi. Yang kemudian diamankan karena terlibat kericuhan.
Awi membenarkan bahwa, yang ditangkap menggunakan baju almamater hijau (kampus Unbari) saat kejadian adalah benar-benar mahasiswa. "Mahasiswa tersebut ditangkap karena sudah anarkis melawan petugas, makanya diamankan," tegasnya.
Peristiwa tersebut videonya viral yang juga disertai narasi polisi berseragam vs polisi berpakaian preman. Awi menyebutkan. Mahasiswa tersebut dibawa intel Brimob yang berpakaian bebas. Personel Brimob yang berpakaian preman itu mencegah pemukulan terhadap mahasiswa beralmamater hijau tersebut. "Salah paham sudah selesai," lanjutnya.
"Personel Brimob yang berpakaian preman itu amankan mahasiswa dan menghalang-halangi anggota Sabhara yang mau memukul mahasiswa itu, makanya ada salah paham dikit di lapangan, tapi sudah clear setelah tahu yang bawa mahasiswa adalah PA Intel Brimob," tutupnya.